Harian Bengkulu Ekspress

Pancaroba, Ternak di Bengkulu Rentan Terserang Penyakit, Mulai dari Ngorok,PMK,LSD dan Jembrana

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, Adriansyah.--

Harianbengkuluekspress.id - Pada pergantian musim kemarau ke musim penghujan yang terjadi sekarang ini. Para peternak baik itu sapi, kerbau ataupun kambing diimbau untuk waspada. Pasalnya, pada musim pancaroba seperti ini, hewan ternak tersebut pun akan rentan terserang berbagai jenis penyakit.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, Adriansyah mengatakan kepada BE, perubahan cuaca dari yang sebelumnya panas kemudian beralih dingin membuat daya tahan kesehatan dari hewan ternak menurun. Oleh karena itu, kenapa ternak menjadi sangat rentan terserang berbagai penyakit.

"Iya, dimusim pancaroba seperti sekarang ini memang hewan ternak rentan sekali terserang berbagai jenis penyakit, mulai dari ngorok, PMK, LSD, jembrana dan juga penyakit lainnya. Hal tersebut dikarenakan juga peralihan musim yang membuat daya tahan tubuh ternak menurun," ungkapnya, Kamis, 2 Oktober 2025.

Dirinya pun mengimbau kepada peterenak untuk berperan aktif mencegah ternaknya terserang penyakit. Dengan menghentikan aktifitas jual beli ternak dari luar daerah, terlebih lagi daerah-daerah yang saat ini tengah terdampak wabah penyakit seperti PMK, LSD, ngorok dan jembrana.

BACA JUGA: Kejari Bengkulu Utara Beri Penerangan Hukum kepada Pengurus Ini

BACA JUGA:Tingkatkan Kualitas Layanan Haji, Kanwil Kemang Bengkulu Ambil Langkah Optimalkan Peran KBIHU

Selain itu, ia mengatakan, peternak juga diminta untuk selalu menjaga kesehatan ternak dengan cara rutin memeriksakan kesehatan ternak secara berkala kepada tim kesehatan hewan. Dan, yang tidaklah kalah penting juga selalu menjaga kebersihan kandang ternak.

"Makanya dimusim seperti saat ini kami minta peternak jangan dahulu membeli ternak dari luar daerah. Sabar dulu, paling tidak kita tunggu sampai cuaca membaik ya," demikian harapnya.

Untuk diketahui, beberapa daerah sudah terdampak, seperti di Kabupaten Bengkulu Selatan dan juga Seluma terkena dampak wabah PMK dan Jembrana. (Bhudi Sulaksono)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan