Harian Bengkulu Ekspress

TMMD ke-126 di Bengkulu Utara Resmi Dibuka, Ini Sasarannya

Pembukaan TMMD ke-126 bertempat di halaman Kantor Camat Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara, Rabu 8 Oktober 2025. - APRIZAL/BE -

Harianbengkuluekspress.id - Komando Distrik Militer (Kodim) 0423/Bengkulu Utara (BU) secara resmi melaksanakan upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di halaman Kantor Camat Hulu Palik, Rabu pagi 8 Oktober 2025 dengan mengusung tema “Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.”

Program TMMD ke-126 ini dipusatkan di kawasan wisata Lemo Nakai Desa Batu Raja Rejang Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara. Pelaksanaannya melibatkan ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah serta masyarakat setempat. Kehadiran semua unsur ini menjadi bukti nyata sinergi dalam mempercepat pembangunan terutama di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan perhatian serius.

Danrem 041/Gamas Bengkulu, Brigjen TNI Jatmiko Ariyanto SSos MHan saat ditemui usai pembukaan menyampaikan, bahwa TMMD merupakan salah satu wujud pengabdian TNI di luar tugas pertahanan dan keamanan, dengan cara turut serta membantu pemerintah mempercepat pembangunan. 

“TMMD adalah bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya percepatan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan. Ini bukan hanya program rutin, tetapi komitmen bersama untuk membangun negeri dari pinggiran,” tegas Brigjen Jatmiko.

BACA JUGA: Elva Jabat Pj Sekda Rejang Lebong, Begini Komitmennya

BACA JUGA: 6.262 Pelajar Rejang Lebong Terima Bantuan Ini

Ditambahkannya, bahwa dalam TMMD ke-126 ini yang menelan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar mencakup beberapa sasaran baik fisik maupun non fisik serta program unggulan Kasad seperti pembukaan badan jalan sepanjang 3,2 kilometer dengan lebar 6 mete. Kemudian, pengerasan badan jalan sepanjang 2,1 kilometer dan rabat beton sepanjang 469 meter. Selain itu, pembangunan Tugu Prasasti, perehaban Polindes dan perehaban rumah ibadah.

Untuk kegiatan non fisik seperti penyuluhan keluarga berencana (KB) dan stunting, bela negara, radikalisme, bahaya narkoba, wawasan kebangsaan, serta penyuluhan pertanian. Sementara itu untuk Program Unggulan Kasad pembangunan Lima titik sumur bor, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dua unit, pembuatan dua unit MCK, hampangan kolam ikan, lahan jagung seluas 1 hektare, lahan padi seluas 1 hektare, penanaman pohon, serta pembersihan lingkungan.

"Semoga program TMMD ini dapat berjalan dengan lancar sesuai target dalam waktu 1 bulan kedepan, sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat," harapannya.

Sementara itu, Bupati Arie Septia Adinata memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TMMD di wilayah Bengkulu Utara. Menurutnya, program ini sangat penting untuk mendorong pemerataan pembangunan, terutama bagi desa-desa yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan aksesibilitas.

“TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Kami tidak ingin lagi ada desa yang terisolir karena keterbatasan infrastruktur. Program seperti ini sangat membantu dalam membuka akses dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Bupati Arie.

Ia juga berharap, kehadiran TNI melalui TMMD tidak hanya memberikan dampak fisik, tetapi juga mampu memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan antar warga. Terlebih lagi, kegiatan TMMD ke-126 tahun ini dipusatkan di Desa Batu Raja Rejang yang dikenal sebagai wilayah agrowisata, sehingga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan daerah. 

“Kami berharap TMMD dapat menjadi pemicu semangat masyarakat dalam membangun desanya, khususnya di wilayah agrowisata ini,” tambah Bupati.

Untuk diketahui usai pembukaan tersebut Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Ariyanto SSos MHan didampingi Dandim 0423/BU Letkol CZi Muhammad Jumali ST MMT serta Bupati Arie Septia Adinata SE MAP dan jajaran Forkopimda lainnya dan kepala OPD terkait melakukan kegiatan tambahan seperti penyerahan sertifikat tanah dari Pemerintah daerah ke Kodim 0423/BU atas nama Desa Wono Harjo seluas 7.045 M2, penyerahan sembako dan bibit tanaman. Kemudian dilanjutkan meninjau lokasi TMMD.(afrizal)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan