Desa Sindang Jaya Siap Sukseskan Program Sadisahe
Desa Sindang Jaya Siap Sukseskan Program Sadisahe-Ary/Bengkuluekspress-
Harianbengkuluekspress.id - Pemerintah Desa Sindang Jaya, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program Satu Desa Satu Hektar (Sadisahe) yang digagas sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional di tingkat desa.
Program ini difokuskan pada pengembangan tanaman jagung yang menjadi salah satu komoditas unggulan di wilayah tersebut.
Kepala Desa Sindang Jaya, Andri Jendro Sujarno, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan lahan seluas satu hektar di Dusun I Desa Sindang Jaya sebagai lokasi pelaksanaan program Sadisahe.
Saat ini, proses penanaman jagung telah dimulai dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.
BACA JUGA:PLTMH II Lumpuh, Wabup Cek Lokasi, Perbaikan Target Selesai Awal Tahun 2026
BACA JUGA:Bupati Warning Kepala OPD Agar Kejar Target Retribusi, Realisasi Baru Capai Rp 248,53 juta
"Kami di Desa Sindang Jaya siap mendukung dan menyukseskan program Sadisahe ini. Kami sudah memulai penanaman di Dusun I, dan seluruh perangkat desa bersama masyarakat ikut terlibat langsung dalam prosesnya," ujar Jendro, Rabu 15 Oktober 2025.
Menurut Jendro, program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil pertanian, tetapi juga menjadi langkah nyata pemerintah desa dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa.
Dengan memanfaatkan potensi lahan yang ada, diharapkan produksi jagung dapat meningkat dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga.
"Kami berkomitmen untuk memaksimalkan hasil panen. Selain untuk mendukung ketahanan pangan, kami ingin agar hasilnya juga bisa membantu perekonomian masyarakat," kata Jendro.
Lebih lanjut, Jendro menjelaskan bahwa pelaksanaan program Sadisahe di Desa Sindang Jaya juga melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai mitra utama dalam pengelolaan hasil panen.
Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi desa, baik dalam aspek pemasaran hasil panen maupun peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).
"Dengan kerja sama bersama BUMDes, hasil panen jagung bisa dikelola secara profesional. BUMDes akan membantu proses distribusi dan pemasaran, sehingga keuntungan yang diperoleh bisa menambah PADes dan dimanfaatkan kembali untuk pembangunan desa," papar Jendro.
Jendro juga mengungkapkan, selain memperkuat sektor pertanian, program Sadisahe menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat desa.