Harian Bengkulu Ekspress

Penyaluran BLT Kesra di Bengkulu Utara Tunggu Ini

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin (PFM) Dinsos Bengkulu Utara, Affrianto --

Harianbengkuluekspress.id – Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia berencana menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) kepada masyarakat penerima manfaat mulai Oktober hingga Desember 2025. Bantuan tersebut akan diberikan sebesar Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan berturut-turut. Namun hingga saat ini, penyaluran bantuan tersebut belum dapat dilaksanakan di Kabupaten Bengkulu Utara (BU). Sebab Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten BU memastikan bahwa proses penyaluran masih menunggu terbitnya petunjuk teknis (juknis) resmi dari Kemensos RI.

Kepala Dinsos Kabupaten BU, Agus Sudrajat melalui Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin (PFM), Affrianto  mengungkapkan, bahwa pihaknya telah menerima informasi resmi terkait rencana penyaluran BLT Kesra dari pemerintah pusat. Namun seluruh proses teknis, termasuk mekanisme pendataan penerima bantuan belum dapat dijalankan sebelum juknis diterbitkan secara resmi.

“Ya, kami sudah menerima informasi terkait program BLT Kesra ini. Tapi untuk pelaksanaannya, kami masih menunggu juknis dari Kementerian Sosial. Jadi saat ini penyaluran belum dapat dimulai,” ujar Affrianto, Senin 20 Oktober 2025.

BACA JUGA:BGN Bimbing 30 Ribu Penjamah Pangan Tingkatkan Kualitas Layanan MBG

BACA JUGA: Proyek Rehab Puskesmas di Benteng Capai Segini

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Kemensos, saat ini pemerintah pusat masih dalam tahap penyusunan juknis penyaluran. Dokumen tersebut menjadi acuan penting bagi seluruh daerah agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai prosedur, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan kesalahan dalam penyaluran. Setelah juknis diterbitkan, pihaknya akan segera melakukan pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk menentukan keluarga penerima manfaat (KPM) yang berhak mendapatkan bantuan. Langkah ini dilakukan agar penyaluran benar-benar menyasar masyarakat miskin dan rentan yang membutuhkan.

“Kami akan melakukan pemutakhiran data DTKS untuk memastikan penerima bantuan sesuai kriteria. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, semua akan diverifikasi secara bertahap,” tambahnya.

Di sisi lain, Affrianto juga mengimbau, masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi pendaftaran bantuan atau tautan tidak resmi yang beredar di media sosial. Ia mengingatkan, bahwa seluruh informasi terkait penyaluran BLT Kesra hanya akan disampaikan melalui saluran resmi pemerintah.

“Kami meminta masyarakat bersabar dan tidak mempercayai link atau informasi yang tidak jelas sumbernya. Tunggu saja informasi resmi dari pemerintah daerah maupun Kemensos,” tegasnya.

 Affrianto menjelaskan, bahwa Program BLT Kesra ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah pusat untuk menjaga daya beli masyarakat dan memberikan perlindungan sosial kepada kelompok rentan, khususnya menjelang akhir tahun. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga penerima manfaat di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang meningkat. Pemerintah Kabupaten BU melalui Dinas Sosial berkomitmen untuk melaksanakan program ini dengan transparan dan tepat sasaran. Begitu juknis diterbitkan, Dinsos akan segera menginformasikan jadwal dan mekanisme penyaluran kepada masyarakat melalui pemerintah desa/kelurahan serta media resmi lainnya.

"Dengan demikian, masyarakat diminta tetap tenang, tidak terpengaruh oleh informasi hoaks, dan menunggu pengumuman resmi mengenai penyaluran BLT Kesra dari pemerintah," tandasnya.(afrizal)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan