Harian Bengkulu Ekspress

Realisasi PBB di Benteng Tembus Segini

Kabid PBB dan BPHTB BKD Benteng, Febriansyah AKs MM--

Harianbengkuluekspress.id - Menjelang berakhirnya bulan Oktober 2025, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) menunjukkan capaian menggembirakan.

Berdasarkan pendataan terakhir, penerimaan PBB telah menembus angka Rp 9.228.065.317  dari total target sebesar Rp 12,1 miliar.

Kabid PBB dan BPHTB BKD Kabupaten Benteng, Febriansyah AKs MM menjelaskan, capaian tersebut menandakan progres yang sangat positif.

Dengan sisa target sekitar Rp 2,9 miliar, pihaknya yakin target akhir tahun bisa dicapai sepenuhnya.

"Dengan sisa waktu yang masih ada sekitar 2 bulan lagi, kami sangat optimis target PBB tahun ini akan tercapai. Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, realisasi PAD dari PBB berhasil memenuhi target," kata Febriansyah.

BACA JUGA: Proses Akreditasi RS Pratama di Mukomuko Digelar Tahun Depan, Ini Tujuannya

BACA JUGA: Siap-siap, Beasiswa PPTI BCA Batch 2 Segera Dibuka, Bebas Biaya Pendidikan dan Dapat Uang Saku, Cek Syaratnya

Untuk memaksimalkan capaian tersebut, jelasnya, BKD Benteng telah menurunkan 54 orang petugas penagih yang disebar di 11 kecamatan. Para petugas ini diinstruksikan untuk bekerja lebih ekstra dalam melakukan penagihan langsung kepada wajib pajak (WP).

Selain itu, BKD juga menggandeng Pemerintah Desa (Pemdes) agar ikut membantu proses penagihan serta mendorong masyarakat untuk melunasi kewajiban pajak mereka tepat waktu.

"Kami telah meminta tim penagih untuk lebih aktif di lapangan. Disisi lain, Pemdes juga diharapkan dapat berperan dalam mengingatkan warganya untuk membayar PBB," tegas Febriansyah.

Dari data yang dihimpun,  terdapat beberapa WP dengan kontribusi terbesar terhadap penerimaan PBB.

Diantaranya, PT Hutama Karya (HK) selaku pengelola Jalan Tol Bengkulu–Taba Penanjung dan PLTA Musi.

Pajak yang disetorkan PT HK mencapai sekitar Rp 5,1 miliar.

Sementara PLTA Musi, jelasnya,  menyumbang PBB sekitar Rp 3,1 miliar. Selain itu, juga terdapat beberapa perusahaan lain memberikan kontribusi dalam kisaran puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan