Harian Bengkulu Ekspress

Perjalanan Dinas dan Operasional OPD Pemkot Bengkulu Dialihkan ke Pembangunan Ini

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi -IST/BE-

Harianbengkuluekspress.id - Pemerintah Kota Bengkulu akan melakukan pemangkasan anggaran pada sejumlah pos kegiatan yang dinilai tidak berdampak langsung kepada masyarakat. 

Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengalihkan anggaran untuk penanganan banjir dan penataan wajah kota.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi mengatakan pemangkasan anggaran akan difokuskan pada kegiatan seperti perjalanan dinas dan belanja operasional lainnya. 

Dana hasil efisiensi tersebut akan digunakan untuk memperbaiki drainase, membangun gorong-gorong baru, serta mempercantik penerangan jalan umum.

BACA JUGA:Aktivitas Ekspor - Impor Mati Suri, Penerimaan Bea Cukai Bengkulu Anjlok Drastis

BACA JUGA:Sampah jadi Berkah Rupiah, Kisah Kelompok Mawar Barokah dan Pendampingan Poltekkes Kemenkes Bengkulu

"Ya kegiatan yang tidak langsung menyentuh masyarakat akan kita kurangi. Fokus sekarang adalah mengatasi banjir, memperbaiki jalan, dan membuat Kota Bengkulu lebih terang dan tertata," ujar Dedy Wahyudi, Minggu, 2 November 2025.

Dedy menambahkan, saat ini Pemkot sedang melanjutkan Program Seribu Jalan Mulus dan telah menyelesaikan pengaspalan di 27 titik di wilayah kota. 

Selain itu, pemasangan lampu-lampu hias di berbagai ruas jalan juga tengah dilakukan agar Bengkulu tampak lebih terang pada malam hari.

"Untuk kegiatan lain saya minta agar sementara puasa. Anggaran kita arahkan dulu ke sektor prioritas, seperti penanganan banjir dan infrastruktur dasar. Misalnya, jika ada gorong-gorong yang sudah mampet akan diganti baru, dan di kawasan yang belum memiliki saluran air, akan segera dibuat siring," jelasnya.

Menurut Dedy, sejumlah kawasan seperti Padang Serai dan sekitarannya kini sudah mulai menunjukkan hasil penataan. Jalan-jalan diperlebar, drainase diperbaiki, dan penerangan ditambah.

"Langkah ini bagian dari upaya kami menjadikan Bengkulu sebagai kota yang bersih, terang, dan bebas banjir," tutupnya. (805)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan