Waspada ISPA Marak, Kadindes Ajak Masyarakat Terapkan Perilaku Hidup Bersih Sehat
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Dr drg H Edriwan Mansyur MM-Eko/Bengkuluekspress-
Harianbengkuluekspress.id - Kasus penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) di Provinsi Bengkulu saat ini sedang marak.
Berdasarkan data laporan dari fasilitas layanan kesehatan ke Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SDKR), kasus penyakit ISPA meningkat, terutama di kalangan balita dan anak-anak, seiring masuknya musim penghujan.
Setiap bulannya tercatat lebih dari seribu penderita terpapar flu ataupun ISPA. Dalam rentang waktu dari bulan Januari hingga September 2025, di Provinsi Bengkulu tercatat ada 10.819 kasus pada balita dan 9.729 kasus pada anak-anak.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Dr drg H Edriwan Mansyur MM mengatakan, masyarakat perlu untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya ISPA.
BACA JUGA:Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, Pemkot Jalankan PPSE
BACA JUGA: Percepatan Swasembada Pangan, BRMP-BBPMKP Ciawi Kerja Sama Gelar Bimtek
Meskipun, kasus flu dikategorikan sebagai penyakit yang sering terjadi di masyarakat, kewaspadaan penuh tetap diperlukan.
"Penyakit ini dapat menjadi serius jika menyerang kelompok usia rentan, seperti balita, anak-anak, ibu hamil, dan orang usia lanjut," ujar Edriwan, Minggu 2 November 2025.
Menurut Edriwan, meningkatnya kasus ISPA di musim hujan merupakan hal yang normal terjadi.
Hal ini dipicu oleh kondisi lingkungan yang mendukung penyebaran virus. Lantaran, suhu udara di musim hujan lebih rendah dengan tingkat kelembaban tinggi.
"Akibatnya, virus mudah bertahan, mereplikasi diri, dan menyebar luas," jelasnya.
Edriwan menjelaskan, pihaknya akan terus berupaya menekan lonjakan kasus ISPA dengan menggalakkan langkah-langkah pencegahan. Tentunya, lewat perilaku hidup bersih sehat (PHBS) kepada masyarakat.
"Terapkan perilaku hidup bersih sehat, konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, rutin aktivitas fisik, jaga kebersihan diri dan lingkungan," paparnya.
Selain itu, Edriwan mengatakan, praktik kebersihan dasar telah terbukti efektif menekan penularan virus. Baik itu, rajin mencuci tangan dengan air dan sabun. Kemudian, menggunakan masker bagi yang sedang sakit saat berada di tengah keramaian.