Harian Bengkulu Ekspress

Berendau Kutau Ditargetkan Sumbang PAD Rp 30 Juta

RENALD/BE Kondisi Berendau Kutau yang direncanakan akan mendokrak PAD Bengkulu Selatan hingga Rp 30 Juta.--

Harianbengkuluekspress.id – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Dinas Perdagangan mulai mempersiapkan pengaktifan aset daerah Berendau Kutau di Kelurahan Kota Medan, Kecamatan Kota Manna, untuk dijadikan pusat kuliner. Langkah ini sekaligus diharapkan mampu menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 30 juta per tahun.

Selama ini bangunan dua lantai tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal. Dengan pengaktifan kembali, Pemkab Bengkulu Selatan menargetkan Berendau Kutau menjadi pusat kegiatan ekonomi kreatif dan kuliner lokal yang dapat menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

Kepala Dinas Perdagangan Bengkulu Selatan, Binagransyah, mengatakan bahwa Berendau Kutau merupakan aset milik Pemkab yang kini tengah disiapkan untuk digunakan kembali. Pihaknya juga tengah menjajaki kerja sama dengan pihak ketiga untuk mengelola dan mengisi kawasan tersebut dengan berbagai jenis kuliner khas daerah.

“Target PAD Rp 30 juta setelah Berendau Kutau ditempati,” ujar Binagransyah, Kamis 6 November 2025.

BACA JUGA:Latihan Menembak, Kapolres Tekankan Disiplin dan Konsentrasi

BACA JUGA:Bunda Lina Tandri dan Komunitas B3 Salurkan Donasi Rp 6 Juta, untuk Pengobatan Bocah Bengkulu di RS M Husin

Menurutnya, meskipun angka tersebut belum besar, namun langkah ini menjadi bagian dari upaya awal mengoptimalkan aset daerah agar tidak terbengkalai. 

“Kami optimis hasilnya nanti akan berdampak pada pendapatan daerah. Yang terpenting aset daerah bisa kembali bermanfaat dan memberi nilai ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika pengelolaan berjalan sukses, pemerintah akan meningkatkan target PAD pada tahun berikutnya. 

“Mudah-mudahan bisa sukses mendorong pertumbuhan ekonomi dan pendapatan daerah,” imbuh Binagransyah.

Sementara itu, salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Bengkulu Selatan, Rispan, menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai keberadaan Berendau Kutau sangat potensial untuk menjadi sentra kuliner sekaligus wadah promosi bagi produk-produk lokal.

“Kalau ini jadi tentu kabar baik bagi pelaku UMKM, karena akan ada suasana baru di Kota Manna,” ujar Rispan.

Menurutnya, lokasi Berendau Kutau yang strategis akan memudahkan masyarakat dan wisatawan menjangkaunya. 

“Bagusnya dijadikan pusat kuliner khas daerah, bukan makanan cepat saji. Itu akan membuat daya tarik tersendiri bagi Bengkulu Selatan,” pungkasnya.(Renald)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan