Harian Bengkulu Ekspress

Marketplace Kuasai Pasar, BPS Bengkulu Bersiap Sensus Ekonomi

RIO/BE Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu menggelar rapat koordinasi persiapan sensus ekonomi 2026 bersama, pengusaha, asosiasi usaha dan pemerintahan Provinsi Bengkulu, Senin 10 November 2025.--

Harianbengkuluekspress.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu segera melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026). Sensus ini dirancang untuk memotret perubahan besar dalam struktur ekonomi, terutama meledaknya fenomena ekonomi digital dan dominasi marketplace dalam satu dekade terakhir.

Kepala BPS Provinsi Bengkulu Ir Win Rizal ME mengatakan, sensus yang digelar setiap 10 tahun sekali ini akan menangkap pergeseran signifikan pola usaha diera digital.

"Kalau pada 2016 ekonomi digital belum begitu dominan, sekarang sudah luar biasa. Marketplace sudah menguasai pasar, dan ini tentu akan terlihat dalam hasil sensus nanti," ujar Rizal, usai menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, di Aula Hotel Santika Bengkulu, Senin 10 November 2025.

Dijelaskannya, selain fokus pada ekonomi digital dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sensu ekonomi juga akan memberi perhatian khusus pada aspek ekonomi lingkungan. Hal tersebut penting untuk mengetahui bagaimana aktivitas ekonomi mempengaruhi dan memanfaatkan sumber daya alam.

BACA JUGA:Aturan Diperketat, Ratusan Ternak Liar Ditangkap

BACA JUGA:Harga TBS di Bengkulu Turun,Wakil Gubernur Bengkulu Instruksi Perusahaan harus Patuhi Harga yang Ditetapkan

"Selama ini kita menghitung ekonomi dari sisi PDRB (Produk Domestik Regional Bruto), tapi belum terlalu mendalami efek kegiatan ekonomi terhadap lingkungan. Melalui sensus ini, kita ingin melihat sejauh mana pemanfaatan sumber daya alam juga berdampak terhadap lingkungan," tuturnya. 

Untuk memastikan kelancaran sensus, BPS Provinsi Bengkulu mengajak para pelaku usaha, asosiasi, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Bengkulu untuk turut mensukseskan pelaksanaan sensus ekonomi 2026. 

Maka, sosialisasi awal ini merupakan bagian dari upaya BPS dalam memperkenalkan tujuan serta mekanisme SE2026 kepada para pemangku kepentingan, khususnya kalangan dunia usaha.

"Audiens yang kita undang hari ini adalah pengusaha, asosiasi, serta OPD yang membina berbagai jenis usaha. Agar pada saat pelaksanaan nanti di tahun 2026, semua sudah paham dan siap berpartisipasi tanpa hambatan," tegas Rizal.

BACA JUGA: Mari Bersatu Bangun Mukomuko, Begini Pesan Bupati

Sementara itu, Perwakilan pengusaha Bengkulu Aditya menegaskan, hasil sensus akan menjadi landasan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan tepat sasaran, terutama untuk membantu pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).  Maka sensus ekonomi penting dilakukan oleh BPS.

"Kami para pelaku usaha sangat mendukung kegiatan sensus ekonomi ini," ujar Aditya.

Aditya menjelaskan, langkah BPS telah terbuka dan transparan. Meski demikian, jaminan kerahasiaan data yang diberikan oleh BPS menjadi faktor kunci untuk membangun kepercayaan di kalangan pengusaha.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan