Harian Bengkulu Ekspress

Warga Diminta Waspada Badai Angin Kencang

RENALD/BE Tim BPBD Bengkulu Selatan saat membersihkan pohon tumbang yang menimpa mobil di kawasan Pasar Kutau, Kelurahan Kota Medan, Kecamatan Kota Manna, pada Selasa, 11 November 2025 siang.--

Harianbengkuluekspress.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi badai angin kencang yang berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Imbauan ini disampaikan menyusul kejadian pohon tumbang yang menimpa mobil di kawasan Pasar Kutau, Kelurahan Kota Medan, Kecamatan Kota Manna, pada Selasa, 11 November 2025 siang.

Dalam peristiwa tersebut, satu pohon berukuran besar tumbang akibat terpaan angin kencang dan menimpa mobil yang tengah terparkir di pinggir jalan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun mobil mengalami kerusakan di bagian atap. Tim BPBD Bengkulu Selatan segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon dari badan jalan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bengkulu Selatan, Akisar Diardi mengatakan kejadian di Pasar Kutau menjadi pengingat bahwa angin kencang bisa datang secara tiba-tiba dan menimbulkan dampak serius.

“Angin kencang ini termasuk kategori cuaca ekstrem. Kami mengimbau masyarakat untuk waspada, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Hindari berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon, papan reklame, dan jaringan listrik,” ujar Akisar.

BACA JUGA:Korupsi Tebas Bayang di Dinas PUPR Lebong: Anggaran Rp1,1 Miliar, Kerugian 928 Juta

BACA JUGA:Keluarga Berisiko Stunting Terima Paket Nutrisi Genting, Di Bengkulu Menjangkau 28.624 KPM

Menurutnya, wilayah Bengkulu Selatan secara geografis memiliki banyak kawasan terbuka dan pepohonan besar di sekitar permukiman dan jalan utama, sehingga risiko pohon tumbang akibat angin kencang cukup tinggi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk memantau kondisi pohon-pohon tua yang berpotensi roboh. Masyarakat juga bisa melapor ke BPBD bila melihat pohon miring atau rapuh,” jelasnya.

BPBD Bengkulu Selatan juga meminta warga untuk memperhatikan informasi prakiraan cuaca dari BMKG sebagai langkah antisipasi dini.

“Musim hujan kali ini diperkirakan disertai fenomena angin kencang dan petir di beberapa wilayah. Masyarakat diimbau untuk memperkuat atap rumah, mengamankan barang-barang di luar ruangan, serta menghindari perjalanan jauh jika kondisi cuaca tidak mendukung,” tambahnya.

Akisar menegaskan, BPBD Bengkulu Selatan telah menyiagakan personel dan peralatan tanggap darurat di sejumlah titik strategis untuk mempercepat penanganan bila terjadi bencana serupa.

“Setiap laporan yang masuk akan segera kami respons. Kami berharap masyarakat tetap tenang, namun tetap waspada dan tidak mengabaikan tanda-tanda alam di sekitar,” pungkasnya. (Renald)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan