Harian Bengkulu Ekspress

Lomba Satkamling Merah Putih Tingkat Provinsi Bengkulu, Kota Praja Wakili Mukomuko

Keterangan teks foto: Tim dari Provinsi Bengkulu turun langsung ke lokasi Satkamling di Desa Kota Praja untuk melakukan verifikasi dan penilaian lapangan. Rombongan terdiri atas perwakilan Pemerintah Provinsi Bengkulu, Polda Bengkulu, Kejaksaan Tinggi Ben-Endi/Bengkuluekspress-

Harianbengkuluekspress.id — Desa Kota Praja, Kecamatan Air Manjuto, Kabupaten Mukomuko, kembali mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.

Desa yang dikenal dengan kekompakan warganya ini terpilih menjadi wakil Kabupaten Mukomuko dalam ajang Lomba Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) Merah Putih tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2025.

Penilaian lomba berlangsung pada Sabtu malam 8 November 2025. Tim dari Provinsi Bengkulu turun langsung ke lokasi Satkamling di Desa Kota Praja untuk melakukan verifikasi dan penilaian lapangan.

Rombongan terdiri atas perwakilan Pemerintah Provinsi Bengkulu, Polda Bengkulu, Kejaksaan Tinggi Bengkulu, dan Korem 041 Gamas.

BACA JUGA:Kades Bukit Harapan Resmi Mundur, Pemkab Mukomuko Segera Tetapkan Pejabat Pengganti

BACA JUGA:Desa Pematang Donok Bangun JUT dan Lampu Tenaga Surya

Dalam lomba ini, enam aspek utama menjadi fokus penilaian, yakni pengorganisasian, kelengkapan administrasi, kesiapan perlengkapan, kemampuan penanganan dan respon, serta kreativitas dan inovasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan.

Pemenang akan diumumkan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-57 Provinsi Bengkulu pada 18 November 2025, dengan total hadiah senilai Rp300 juta.

Kepala Desa Kota Praja, Parji, tak dapat menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyebut keikutsertaan desanya di ajang provinsi ini adalah hasil kerja keras bersama seluruh elemen masyarakat, dari perangkat desa hingga para pemuda yang aktif ronda setiap malam.

“Kami sangat bangga dipercaya mewakili Mukomuko. Persiapan sudah kami lakukan semaksimal mungkin, semua warga terlibat. Kami hanya bisa berdoa dan optimis hasilnya terbaik untuk Kota Praja dan Kabupaten Mukomuko,” ujar Parji. 

Menurut Parji, keberhasilan Kota Praja menjadi perwakilan kabupaten tidak datang begitu saja. Sejak lama, Satkamling di desanya sudah aktif dan berjalan secara mandiri, bukan karena lomba, melainkan karena kesadaran warga akan pentingnya keamanan lingkungan.

“Ronda malam di sini sudah jadi budaya. Kalau ada warga yang absen, langsung digantikan oleh yang lain. Ini bukan kegiatan seremonial, tapi bentuk kepedulian kami menjaga desa agar tetap aman dan nyaman,” jelasnya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).

Kepala Satpol-PP Mukomuko, Jodi, S.Pd, mengatakan pihaknya terus mendampingi dan membantu proses persiapan hingga penilaian berlangsung.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan