Bangun Irigasi 33 KM, 14 Hektar Sawah Terdampak PSN
Direncanakan tahun 2026 ini pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII mulai tahapan pembebasan dan ganti rugi kawasan yang terdampak pembangunan jaringan irigasi sepanjang 33 KM.-Jefri/Bengkuluekspress-
Harianbengkuluekspress.id- Proyek Strategis Nasional(PSN) di Kabupaten Seluma terus berlanjut dalam upaya ketahanan pangan.
Direncanakan tahun 2026 ini pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII mulai tahapan pembebasan dan ganti rugi kawasan yang terdampak pembangunan jaringan irigasi sepanjang 33 KM.
Adapun lokasinya di bendungan air alas hingga kantor kecamatan semidang alas maras(SAM).
“Total keseluruhan seluas 52 hektar, 14 Hektar diantaranya adalah kawasan persawahan warga terdampak pembangunan irigasi ini, sehingga inilah yang akan dilakukan ganti rugi dan ini tengah dilakukan pembahasan mendalam bersama pemda Seluma untuk permohonan alih fungsi lahan,”tegas PPK Pengadaan Tanah, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII, Syaiful Rizal.
BACA JUGA:Kejari Tetapkan Eks Direktur RSUD Kepahiang Tersangka Pengadaan UPS , Langsung Ditahan
BACA JUGA:Bupati Mukomuko Sampaikan Proposal ke Menteri PU, Huda:Ini Berkat Bantuan Ketua DPD RI
Disampaikan,ganti rugi lahan ini sendiri jelas harus berdasarkan NJOP di kawasan tersebut. Serta rekanan dalam menilai NJOP juga dilibatkan.
“Yang jelas ganti rugi lahan jelas harus berdasarkan NJOP, Sejumlah nama pemilik lahan sudah di ketahui dan kita juga sudah ke lokasi,”sampainya.
Menurutnya, jika saat ini rencana pembangunan irigasi ini masuk pada tahapan pembebasan lahan terlebih dahulu. Setelah itu, barulah dilakukan pembangunan saluran irigasi yang akan dilakukan pada tahun 2027 mendatang.
“Tahun ini kita mengetahui telah terdampak efesiensi, sehingga molor satu tahun menjadi tahun 2027 mendatang.”sampainya.
Diterangkan, dengan panjang saluran irigasi 33 KM tersebut akan mengcover luasan persawahan mencapai 25000 Hektar.
Jika kita sama sama mengetahui jika jika saluran irigasi alas kanan selalu menjadi keluhan. sehingga dengan pembangunan ini cukup sangat membantu masyarakat yang bercocok tanam dengan sawah.
BACA JUGA:Baru 80 Persen Sekolah di Kota Bengkulu Terima MBG, Target Terima Seluruhnya Januari 2026
BACA JUGA:Jaksa Amankan 197 Dokumen, 3 Laptop dan 1 Komputer: Kantor Dinkes BU dan 2 Rumah Pejabat Digeledah