Pembangunan Puskesmas di Lebong Digenjot Siang Malam, Ini Tujuannya
TURUN : Tim dari KPK RI ketika turun langsung meninjau pengerjaan pembangunan gedung Puskesmas Kota Baru Kabupaten Lebong. - IST/BE -
Harianbengkuluekspress.id – Guna mempercepat penyelesaian pembangunan Puskesmas Kota Baru yang berada di Kecamatan Uram Jaya Kabupaten Lebong bisa tepat waktu sesuai dengan kontrak, pihak rekanan harus melaporkan progres setiap hari serta pengerjaan dilakukan siang dan malam.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Lebong, Rachman SKM MKM MSi mengatakan, bahwa memang untuk pembangunan gedung Puskesmas Kota Baru sedikit terlambat yang mana saat ini masih diangka 30 persenan.
“Itu untuk progres pengerjaannya saat ini,” sampainya, Kamis 13 November 2025.
Lanjut Rachman, terkait progres pembangunan yang tidak sesuai dengan progres yang ada dalam kontrak pengerjaan, sebelumnya pihaknay telah melayangkan surat teguran kepada pihak rekanan, agar bisa mempercepat pembangunan.
‘Sudah kita layangkan surat teguran sebanyak 2 kali,” jelasnya.
BACA JUGA:Penerima Bantuan Bapang di Rejang Lebong Berkurang, Segini Jumlahnya
BACA JUGA:Tahun 2026, Jalan Manna–Pagar Alam Akan Diperlebar
Kemudian ucap Rachman, tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) telah secara langsung turun ketika melaksanakan peninjauan meninjau proyek Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) strategis di Kabupaten Lebong salah satunya pembangunan gedung Puskesmas Kota Baru.
“Dari KPK RI secara langsung melihat pengerjaan dan progres pembangunan,” jelasnya.
Lanjut Rachman, dari hasil tinjauan KPK RI yang melihat progres masih jauh dari target, maka pihak KPK RI memberikan rekomendasi kepada pihaknay yaitu melakukan opname terhadap progres kegiatan serta menyusun progres harian dan dilaporkan setiap hari di grup yang sebelumnya telah dibuat.
“Jadi pihak KPK RI akan mengetahui setiap hari progres pengerjaan pembangunan gedung,” ucapnya.
Selain itu ucap Rachman, untuk jumlah tenaga kerja sendiri juga dilakukan penambahan dan pengerjaanya sendiri dilakukan baik siang dan malam dengan cara bergantian pekerja dari pagi hingga soreh dan kemduian pekerja bekerja dimalam harinya.
“Dengan demikian pengerjaan bisa cepat diselesaikan sesuai dengan kontrak,” tuturnya.
Masih kata Rachman, untuk pembangunan gedung Puskesmas Kota Baru sendiri menalan biaya sebesar Rp 7,5 miliar lebih yang didapatkan dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2025.