Pemerintah Siapkan Bansos dan Beasiswa Natal 2025 untuk Masyarakat, Ini Cara Mendapatkanya
Ilustrasi tren dan rekomendasi hampers Natal 2025 -tangkaplayar/bengkuluekspress-
Harianbengkuluekspress.id- Menyambut perayaan Natal 2025, pemerintah akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) dan beasiswa bagi masyarakat tertentu.
Program ini bertujuan meringankan beban ekonomi warga dan mendukung pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.
Dilansir dari akun [email protected] dengan narasi pemerintah mengagendakan beberapa kegiatan penting peringatan Natal 2025. Yang berada dibawah tanggung jawab Panitia Natal Nasional 2025.
Melalui kepanitiaan itu, pemerintah berharap perayaan Natal 2025 dapat berorientasi pada solidaritas serta menumbuhkan semangat persatuan, toleransi dan kebersamaan antar umat beragama di Indonesia.
Adapun kegiatan yang akan digelar yakni, memberikan bantuan sosial Natal akan diberikan kepada keluarga prasejahtera, lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya.
Ketua Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait menuturkan perayaan natal 2025 di Indonesia akan menghadirkan gerakan kemanusiaan berskala nasional.
"Natal harus meyentuh mereka yang sering luput dari perhatian. Ini bukan seremoni, tetapi kerja sosial yang berdampak, " ujarnya.
BACA JUGA: Yakult Indonesia Persada Buka Lowongan Kerja Desember 2025, Cek Posisi dan Syaratnya Disini
Saat ini, Panitia Natal Nasional 2025 berhasil menghimpun dana Rp 47 miliar untuk program bamtuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Gerakan ini merupakan inisiatif dan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan agar perayaan berlangsung sederhana namun bermakna.
"Seluruh dana terkumpul murni dari gotong royong lintas iman tanpa menggunakan anggaran APBN maupun BUMN, " tegasnya.
Dana yang telah terkumpul akan dialokasikan untuk bansos sebesar 70 persen. Sementara, 30 persen lainnya akan digunakan untuk penyelenggaraan acara.
Adapun bantuan tersebut berupa 10 ribu paket sembako yang berasal dari komunitas umat Buddha, kemudian, dana 10 miliar dialokasikan untuk program beasiswa bagi 1000 penerima di 10 wilayah prioritas wilayah Papua, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Toraja, NTT, Kalimantan Barat, Mentawai, Nias, dan kawasan Danau Toba.
Cara Mendapatkan Beasiswa Natal
1. Pantau informasi resmi
Ikuti pengumuman dari Panitia Natal Nasional 2025 atau kanal resmi pemerintah. Informasi biasanya mencakup wilayah prioritas, kuota, serta dokumen persyaratan seperti KTP, identitas komunitas, dan bukti domisili di wilayah terpencil.
BACA JUGA:Sumut dan Sumbar Juga Aceh Tertimpa Musibah Bencana Alam, Pemkab Bengkulu Selatan Kirim Bantuan
2. Siapkan dokumen yang diperlukan
Lengkapi data diri, bukti domisili di wilayah terpencil atau kepulauan, identitas komunitas adat atau gereja (jika relevan), serta bukti kondisi ekonomi bila dibutuhkan.
3. Lakukan pendaftaran sesuai prosedur
Daftarkan diri ketika pendaftaran dibuka, baik secara daring maupun melalui panitia di wilayah terkait. Pastikan mengikuti petunjuk resmi agar tidak melewatkan kuota.
Selain itu, Panitia Natal Nasional 2025 juga menyiapkan 30 unit ambulans Kesehatan yang akan disalurkan kepada daerah yang memiliki keterbatasan akses atau daerah rentan. Ambulans diprioritaskan untuk wilayah terpencil dan wilayah kepulauan yang ada di Indonesia.
Berikut rincian bansos, beasiswa, dan layanan ambulans yang akan dibagikan pada peringatan Natal 2025:
10 paket sembako untuk masyarakat rentang.
Beasiswa Rp10 juta untuk 1.000 penerima yang berasal dari kelompok rentan.
30 unit ambulans untuk wilayah terpencil dan kepulauan (daerah rentan).
Total dana per Selasa (25/11): Rp47 miliar.
Rincian penggunaan anggaran: 70 persen untuk bansos dan 30 persen untuk penyelenggaraan acara.(**)