Harian Bengkulu Ekspress

240 Sekolah di Rejang Lebong Terima Bantuan Smart TV

IST/BE Pelajar di Rejang Lebong saat belajar menggunakan Smart TV bantuan dari Presiden Prabowo.--

Harianbengkuluekspress.id – Sebanyak 240 sekolah di Kabupaten Rejang Lebong resmi menerima bantuan Smart TV atau Interactive Flat Panel (IFP) dari Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari program digitalisasi pendidikan nasional.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Rejang Lebong, Zakaria Efendi MPd,
mengatakan sebagian besar perangkat telah diterima sekolah dan mulai dimanfaatkan untuk kegiatan belajar
mengajar.

“Alhamdulillah, Kabupaten Rejang Lebong menerima bantuan IFP dari Presiden Prabowo Subianto. Saat ini sebagian
besar perangkat sudah diterima dan mulai digunakan,” ujar Zakaria saat diwawancara BE.

BACA JUGA:Usulkan Infrastruktur Prioritas Tahun 2026 ke Kementerian PU

BACA JUGA:Alur Pelabuhan Membaik, Tak Ada Alasan BBM Tersendat

Dari total 240 sekolah penerima bantuan, sebanyak 181 merupakan sekolah dasar dan 59 sekolah menengah pertama, baik negeri maupun swasta.

Zakaria menegaskan, perangkat IFP wajib disimpan di lingkungan sekolah dan tidak boleh dibawa pulang oleh guru
atau pihak mana pun. Untuk itu, sekolah diwajibkan menyediakan ruang khusus dilengkapi tralis pengaman.

“Bentuknya menyerupai papan besar sehingga harus ditempatkan di ruang yang aman. Sekolah perlu menyediakan
ruang penyimpanan khusus,” jelasnya.

Ia menambahkan, bantuan IFP tersebut merupakan bagian dari program prioritas nasional dalam mewujudkan
revitalisasi dan digitalisasi pendidikan. Melalui perangkat ini, guru dapat menampilkan materi secara interaktif,
menulis secara digital, memutar video edukasi, serta menggunakan berbagai aplikasi pembelajaran.

BACA JUGA:Ditandai Penyerahan Pataka, Bupati Kepahiang Lepas 318 Peserta Jambore Pramuka

“Dengan perangkat ini, pembelajaran menjadi lebih interaktif dan materi lebih mudah dipahami siswa,” ungkapnya.

Zakaria juga menyampaikan, pemerintah pusat telah menjadwalkan tambahan bantuan untuk tahun 2026. Nantinya, setiap sekolah akan memperoleh tiga unit IFP tambahan sehingga total perangkat yang dimiliki menjadi empat unit per sekolah.

“Dengan adanya IFP, sekolah bisa mengurangi biaya pembelian ATK seperti spidol, penghapus, dan papan tulis.
Tahun depan sekolah sudah menggunakan perangkat digital sepenuhnya,” tutupnya. (Ari Apriko)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan