Harian Bengkulu Ekspress

Fantastis! Gubernur Janjikan Rp1 Miliar Bagi Peraih Medali Emas, Pengurus KONI Resmi Dilantik

Kepengurusan KONI Provinsi Bengkulu masa bakti 2025-2029 yang diketuai Teuku Zulkarnain resmi dilantik Ketua Umum KONI Pusat, Marciono Norman di Balai Raya Semarak Bengkulu, Senin, 15 Desember 2025.-RIO/BE -

Harianbengkuluekspress.id - Angin segar bagi dunia olahraga di Bumi Merah Putih. Gubernur Bengkulu, H Helmi Hasan SE secara terbuka menjanjikan bonus fantastis sebesar Rp1 miliar bagi atlet Bengkulu yang berhasil menyabet medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Janji itu disampaikan Gubernur Helmi Hasan saat menghadiri pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu masa bakti 2025–2029 di Gedung Daerah Bengkulu, Senin, 15 Desember 2025. 

Dalam agenda tersebut, Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman secara resmi melantik Teuku Zulkarnain sebagai Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu untuk periode empat tahun ke depan.

Gubernur Helmi Hasan menegaskan, dirinya telah melakukan survei ke daerah lain untuk pemberian bonus atlet. Jika daerah lain Pemda-nya memberikan hingga Rp500 juta bagi atlet yang bisa meraih medali emas. Maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menyiapkan Rp1 miliar bagi atlet yang berhasil mengharumkan nama Bengkulu lewat medali emas tersebut.  

BACA JUGA:3 Besar Eselon 2 Pemprov Bengkulu Diumumkan, Berikut Nama-namanya

"Kalau dari daerah lain dapat emas atletnya diberikan Rp500 juta, maka atlet kita dapat emas diberi hadiah Rp1 miliar," ujar Helmi.

Ia mengatakan, janji bonus Rp1 miliar itu dapat menjadi daya tarik agar para atlet Bengkulu bisa bersemangat untuk mendapatkan prestasi. Termasuk mengubah pola pikir anak muda Bengkulu, agar melihat olahraga bukan sekedar hobi, melainkan profesi yang menjanjikan masa depan. Sebab, tidak hanya bonus uang, pemprov juga menyediakan lapangan pekerjaan bagi atlet berprestasi.

"Setiap anak muda harus bersemangat. Jadi atlet itu bisa menghasilkan, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk membantu ekonomi keluarga," tambahnya.

Tidak hanya itu, Helmi juga mendorong ada bapak angkat bagi olahraga Bengkulu. Maka ke depan, pentingnya sinergi dalam pengelolaan olahraga. Untuk itu, KONI ke depan bisa merangkul semua pihak. Termasuk sektor swasta untuk memajukan cabang olahraga (Cabor).

"KONI sudah bagus, komitmen Pemprov tentu harus bagus. Rangkul semua pihak. Ke depan bisa menggunakan dana CSR dan bapak angkat untuk Cabor juga bisa dilakukan," ungkapnya.

Selain itu, Helmi juga meminta agar KONI dapat menyusun skala prioritas cabang olahraga unggulan yang dinilai memiliki peluang besar untuk berprestasi di tingkat nasional. 

Pendekatan ini dilakukan agar pembinaan atlet dan alokasi anggaran lebih fokus, terukur, dan berkelanjutan.

"Kita tidak bisa berjalan tanpa fokus. Cabang olahraga unggulan akan kita perkuat secara serius agar Bengkulu semakin maju, berprestasi, dan berkembang di bidang olahraga," ujarnya.

Ke depan, lanjut Helmi, pemprov akan  membenahi sarana dan prasarana olahraga yang telah terbukti melahirkan prestasi. Sebab, fasilitas memiliki kontribusi langsung terhadap keberhasilan atlet. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan