Harian Bengkulu Ekspress

Kapal Wisata Phinisi Tenggelam di Labuan Bajo, Empat Wisatawan Spanyol Masih Dicari

ilustrasi kapal tenggelam -Tangkaplayar/bengkuluekspress-

 

Harianbengkuluekspress.id- Insiden kecelakaan kapal wisata phinisi di perairan Selat Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat lalu menyisakan duka mendalam. Kapal Phinisi Putri Sakina dilaporkan tenggelam saat membawa wisatawan, diduga akibat gelombang setinggi dua meter yang menyebabkan mesin kapal mati.

 

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan keprihatinan dan duka cita mendalam atas musibah tersebut. Ia menegaskan bahwa Kementerian Pariwisata bergerak cepat dan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menangani dampak kecelakaan ini.

 

“Kami berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Perhubungan, Basarnas, Kementerian Luar Negeri, Badan Otorita Labuan Bajo, pemerintah daerah, hingga Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta,” ujar Widiyanti.

 

Hingga saat ini, empat wisatawan warga negara Spanyol masih belum ditemukan dan diduga terjebak di dalam kamar kapal. Mereka adalah Fernando Martin Careras, pelatih sepak bola wanita Valencia CF, bersama tiga anaknya. Sementara itu, 11 penumpang dan awak kapal berhasil diselamatkan.

BACA JUGA:Jangan Terlewat, Pendaftaran PPG Tahap 5 Masih Dibuka, Nunuk: Jangan Ada Guru Kehilangan Kesempatan

BACA JUGA:Hindari Euforia Akhir Tahun, Menag Ajak Bangsa Kembali ke Empati dan Doa untuk Indonesia

 

Widiyanti mengatakan, Kementerian Pariwisata telah mengirim Staf Ahli Menteri dan pejabat Badan Otorita Labuan Bajo untuk memantau langsung proses pencarian dan penyelamatan yang dilakukan oleh Basarnas di lokasi kejadian.

 

Selain itu, Kementerian Pariwisata juga menjalin komunikasi dengan Kedutaan Besar Spanyol untuk menyampaikan empati dan dukungan kepada keluarga korban, sekaligus memastikan penanganan pascakejadian berjalan dengan baik.

 

“Kami menugaskan tim khusus untuk mendampingi keluarga korban dengan tetap menghormati persetujuan keluarga dan berkoordinasi penuh dengan Kedutaan Besar Spanyol,” jelas Widiyanti.

 

Ia menambahkan, Pemerintah Spanyol menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan profesional tim penyelamat Indonesia. Saat ini, fokus utama semua pihak adalah memaksimalkan pencarian terhadap empat korban yang masih dinyatakan hilang.

 

“Berdasarkan komunikasi resmi antara Kementerian Pariwisata dan Kedutaan Besar Spanyol, Pemerintah Spanyol menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas upaya cepat serta profesional tim penyelamat Indonesia. Fokus bersama saat ini adalah memaksimalkan pencarian terhadap empat korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang,” tukas  Widiyanti.(**) 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan