Harian Bengkulu Ekspress

Rejang Lebong Gencarkan Gerakan Tanam Pohon, Ini Tujuannya

Bupati Rejang Lebong saat melaksanakan kegiatan penanaman pohon belum lama ini- Ary/BE -

Harianbengkuluekspress.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong mengkampanyekan gerakan penanaman pohon sebagai upaya antisipasi potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi di wilayah tersebut.

Plt Asisten I Setda Kabupaten Rejang Lebong, Bobby Harpa Santana SSTP MSi mengatakan, meski Rejang Lebong tidak memiliki aktivitas tambang besar seperti batu bara, emas maupun nikel, potensi bencana tetap ada akibat penggundulan hutan dan kerusakan lingkungan. Di daerah ini, kata dia, hanya terdapat aktivitas tambang galian C.

"Pemkab Rejang Lebong bersama sejumlah pihak seperti PLN, Perumda, Pengairan, dan instansi lainnya menggalakkan gerakan penanaman pohon di lahan-lahan kritis yang ada," ujar Bobby.

BACA JUGA: Enam OPD Rejang Lebong Tak Terapkan WFA, Ini Tujuannya

BACA JUGA: Ada Tersangka Baru Dugaan Korupsi DD Bungin, Ini Kata Kanit Tipidkor Polres Lebong

Bobby menjelaskan, program penghijauan ini digulirkan setelah mencermati sejumlah bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda beberapa wilayah di Sumatra pada akhir November lalu, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menurut Bobby, sebelum pelaksanaan penanaman, Pemkab Rejang Lebong terlebih dahulu akan melakukan pemetaan lahan rawan dan kritis bencana. Pemetaan titik lokasi tersebut akan melibatkan Balai Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) serta Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"Setelah titik-titik rawan ditetapkan, barulah dilakukan penanaman pohon. Program ini juga akan melibatkan pelaku usaha dan masyarakat," jelas Bobby.

Bobby menambahkan, gerakan tanam pohon ini juga sejalan dengan Surat Edaran Gubernur Bengkulu tertanggal 22 Desember 2025, terkait kewajiban penanaman pohon bagi para pelaku usaha.

Dalam program tersebut, Pemkab Rejang Lebong menargetkan penanaman sebanyak 10.000 batang pohon di lahan-lahan kritis. Kegiatan ini rencananya akan dilaunching langsung oleh Gubernur Bengkulu secara serentak di 10 kabupaten/kota pada 30 Desember 2025.

Menurut Bobby, khusus di Rejang Lebong, kegiatan penanaman pohon akan dipusatkan di kawasan Trokon, Desa Cawang Lama, Kecamatan Selupu Rejang.(ari)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan