617 Hektare Cetak Sawah Enggano Dilanjutkan 2026, Segini Progresnya
Kepala DTPHP Bengkulu Utara, Abdul Hadi--
Harianbengkuluekspress.id - Program cetak sawah rakyat seluas 617 hektare di Desa Banjar Sari, Kecamatan Enggano, dipastikan berlanjut pada awal tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) telah menuntaskan kontrak pengerjaan dan mengamankan anggaran ke dalam khas penampungan, guna mencegah risiko pengembalian dana ke kas negara.
Kepala DTPHP Bengkulu Utara, Abdul Hadi, menjelaskan saat ini proses pembukaan badan jalan menuju lokasi terus dikebut. Fasilitas akses tersebut menjadi syarat utama sebelum pekerjaan fisik di area cetak sawah dilaksanakan.
“Pembukaan badan jalan sedang berjalan dan ditargetkan segera rampung. Kontrak pekerjaan sudah dibuat dan pekerjaannya akan dimulai awal tahun 2026,” ujar Abdul Hadi.
BACA JUGA:Dukung Pembangunan Masjid Agung, PT Bio Benteng Sumbang Segini
BACA JUGA: Begini Cara Waspadai Cuaca Tak Menentu di Mukomuko
Menurutnya, langkah administratif berupa kontrak kerja lebih awal penting dilakukan agar program tidak kembali tertunda. Dengan penempatan anggaran di khas penampungan, pemerintah daerah memastikan kegiatan dapat dilanjutkan tanpa kendala regulasi pada tahun anggaran berikutnya.
“Kalau tidak segera dikontrak dan tidak dimasukkan ke khas penampungan, anggaran bisa kembali ke kas negara. Itu tentu berdampak pada keberlanjutan program,” lanjutnya.
Ia pun berharap, P617 hektare tersebut diharapkan dapat menambah luas tanam, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan daerah, khususnya di wilayah Enggano yang selama ini memiliki keterbatasan lahan pertanian produktif. Dimana secara keseluruhan total cetak sawah di Enggano berjumlah 868 Hektare, untuk 48 hektare di Desa Malakoni dan 203 hektare di Desa Kahyapu ditahun 2025 ini sudah mulai dkerjakan dan sudah masuk dalam proses tanam.
"Tentu selaku Pemerintah daerah khsusus untuk di Banjar Sari ditargetkan seluruh tahapan fisik di lapangan mulai berjalan pada Januari 2026, setelah akses jalan menuju lokasi dinyatakan siap digunakan,"tandasnya.(afrizal)