Harian Bengkulu Ekspress

Cegah Kecelakaan dan Kebakaran, Polres Mukomuko Perketat Aturan Main di Malam Pergantian Tahun

Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K-Endi/Bengkuluekspress-

Harianbengkuluekspress.id — Menjelang puncak perayaan pergantian tahun baru, Kepolisian Resor (Polres) Mukomuko mengambil langkah preventif guna menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat.

Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., secara tegas mengeluarkan imbauan terkait dua poin krusial yang kerap menjadi sumber masalah saat euforia tahun baru: penggunaan kendaraan bak terbuka dan penyalaan kembang api.

​Memasuki musim liburan, mobil bak terbuka (pick-up) seringkali disalahgunakan untuk mengangkut rombongan warga yang ingin menuju lokasi wisata.

Fenomena ini menjadi atensi khusus bagi Kapolres Mukomuko. Ia menegaskan bahwa fungsi kendaraan tersebut hanyalah untuk barang, bukan untuk manusia.

BACA JUGA:Sinergi Hijau di Sempadan Sungai Betung, Pemkab Mukomuko dan PT Agromuko Tanam Puluhan Ribu Pohon

BACA JUGA:Penanaman Pohon Serentak, Walikota Tegaskan Ini Upaya Mitigasi Bencana Pesisir

​"Kami mengimbau masyarakat agar menuju tempat wisata dengan menggunakan kendaraan yang memang diperuntukkan bagi penumpang. Jangan gunakan bak terbuka, karena hal itu sangat membahayakan keselamatan jiwa, terutama bagi mereka yang berada di bagian belakang," ujar AKBP Riky. 

​Pihak kepolisian tidak hanya sekadar memberi imbauan. Petugas di lapangan telah diinstruksikan untuk melakukan pengawasan ketat di jalur-jalur utama menuju objek wisata.

​"Bilamana kami dapati di lapangan, kami akan mengambil tindakan dengan menurunkan penumpang tersebut atau meminta kendaraan untuk kembali ke daerah asalnya masing-masing. Ini demi keselamatan warga itu sendiri," tambahnya.

​Selain risiko di jalan raya, Polres Mukomuko juga menaruh perhatian pada penggunaan kembang api yang kerap memicu insiden kebakaran.

Kapolres meminta warga untuk lebih bijak dalam merayakan malam pergantian tahun dengan tidak menyalakan kembang api, terutama di lokasi yang padat atau rawan api.

​"Kami juga menyarankan kepada masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api pada saat malam tahun baru. Kita harus mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya potensi kebakaran yang bisa merugikan banyak pihak," jelasnya.

BACA JUGA:Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana oleh Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan FKIK UNIB 2025

BACA JUGA:Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu Bersatu dalam Mewujudkan Generasi Bebas Stunting

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan