Polisi Selidiki Kematian Pelajar SMA Tenggelam
IST/BE Petugas gabungan saat mengevakuasi korban dari Muara Sungai Bengkulu untuk dibawa ke RS Bhayangkara Polda Bengkulu, Sabtu 27 Desember 2025 lalu--
Harianbengkuluekspress.id - Satuan Reserse Kriminal Polresta Bengkulu masih melakukan penyelidikan kasus meninggalnya Fatih (17) pelajar SMA warga Kelurahan Rawa Makmur, Kota Bengkulu. Meski dari hasil autopsi penyebab kematian korban karena tenggelam, polisi belum bisa menyimpulkan apakah korban tenggelam karena kecelakaan akibat korban sendiri atau ada peran dari pihak lain. Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Sudarno SSos MH mengatakan, sejauh ini sejumlah saksi telah dimintai keterangan, keterangan dokter forensik untuk mengungkap kasus tersebut.
"Berdasarkan hasil Forensik korban meninggal karena tenggelam, tapi kami juga fokus menyelidiki kejadian sebelum korban tenggelam," jelas Kapolresta.
Jika merujuk dari hasil autopsi, dokter forensik mengatakan, ditemukan pasir dan air dalam paru-paru korban. Proses tenggelam yang menyebabkan air dan pasir masuk kedalam paru-paru korban. Ciri tersebut terjadi karena saat masuk kedalam sungai korban masih hidup. Kemudian, tidak ditemukan sebab lain yang mengarah pada pembunuhan. Luka lebam dibagian dada dan bagian tubuh lain bukan luka fatal yang sebabkan korban meninggal dunia.
"Dokter Forensik yang menyampaikan, ada air dan pasir didalam paru-paru korban, ciri tersebut merupakan ciri korban meninggal karena tenggelam. Sebelum masuk kedalam sungai korban masih hidup," imbuh Kapolresta.
BACA JUGA:Pemkab Kepahiang Tanggung Piutang DBH Rp23 Miliar, Proyek Terancam Tertunda
BACA JUGA:Forkopimda Rejang Lebong Musnahkan Ratusan Miras dan Knalpot Brong
Korban terakir kali terlihat pada Sabtu 27 Desember 2025. Sempat pulang ke rumah, tetapi korban kembali keluar rumah pada Sabtu dinihari. Pada Minggu 28 Desember 2025, korban belum pulang. Pihak keluarga mulai mencari keberadaan korban, semua teman korban dihubungi, tetapi mereka menjawab tidak tahu. Hingga akhirnya pada Senin 29 Desember 2025, keluarga korban melihat postingan media sosial adanya penemuan jenazah di Muara Sungai Bengkulu. Jenazah tersebut ternyata korban, keluarga korban mengenali dari tanda seperti tato di dada korban dan pakaian yang terakir kali di pakai korban.(Rizky)