Damkar BS Latih Pegawai Rutan Hadapi Kebakaran
RENALD/BE Petugas Damkar Bengkulu Selatan memberikan simulasi pemadaman kebakaran kepada pegawai Rutan Kelas IIB Manna, Kamis 4 Juni 2026.--
Harianbengkuluekspress.id – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran terus dilakukan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bengkulu Selatan. Salah satunya melalui kegiatan simulasi penanggulangan kebakaran yang digelar di Rutan Kelas IIB Manna, Kamis 4 Juni 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti para pegawai dan jajaran Rutan Kelas IIB Manna.
Dalam simulasi itu, peserta diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah penanganan awal saat terjadi kebakaran, mulai dari penyampaian materi, diskusi hingga praktik pemadaman api.
Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Bengkulu Selatan, Efredy Gunawan SSTP MSi mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan pegawai dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran di lingkungan kerja.
"Melalui simulasi ini kami ingin memberikan edukasi kepada para pegawai agar memahami cara penanggulangan bahaya kebakaran, baik melalui metode sederhana maupun dengan peralatan yang tersedia," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan teknik pemadaman api secara tradisional menggunakan handuk basah serta penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Praktik langsung dilakukan agar peserta memiliki pengalaman dan kesiapan saat menghadapi situasi sebenarnya.
BACA JUGA:Salah Perencanaan, Pasar Serambi Gunung Seluma Terancam Mubazir
BACA JUGA:Ringankan Warga, Bupati Kaur Diskon PBB Hingga 70 Persen
Selain Kasat Pol PP dan Damkar, kegiatan juga dihadiri Kabid Pemadam Kebakaran Agustian SSos MSi serta Kasi Pengadaan dan Pemeliharaan Sarana Prasarana Ekwan Fahmi SSos.
Sementara itu, pihak Rutan Kelas IIB Manna menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan petugas terhadap potensi kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Dengan adanya simulasi tersebut, diharapkan seluruh pegawai mampu melakukan tindakan cepat dan tepat saat terjadi kebakaran sehingga risiko kerugian maupun korban dapat diminimalkan. (Renald)