Harian Bengkulu Ekspress

Pipa PDAM Bocor, Damkar Bengkulu Bantu Droping Air

IST/BE Pelayanan droping air gratis ke rumah warga yang terdampak perbaikan pipa bocor. --

Harianbengkuluekspress.id - Pipa distribusi air bersih PDAM yang tersambung ke rumah warga kembali mengalami kerusakan. Hal ini menyebabkan ratusan rumah terkendala air bersih. Menginggat wilayah yang terdampak cukup banyak, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) kota Bengkulu siap membantu melakukan droping air bersih ke rumah warga. 

"Kita langsung merespon keluhan warga yang terdampak tak menerima aliran air bersih, karena kerusakan pipa laporan itu kami terima dari call center 112. Dan sudah kita lakukan di kawasan Rawamakmur menggunakan armada kami langsung menyalurkan air bersih," ujar Kepala Dinas Damkar Kota Bengkulu, Yuliansyah, Selasa 26 Agustus 2025. 

Ia menyebutkan, hal ini bentuk perhatian dari Pemerintah Kota Bengkulu dimana setiap perangkat daerah saling berkolaborasi dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. Meski belum diketahui, kapan proses perbaikan pipa PDAM selesai namun tim Damkar akan stanby 24 jam untuk melayani kebutuhan masyarakat. 

"Terpenting sesuai arahan pimpinan kita bapak walikota dan wawali bagaimana masyarakat Kota Bengkulu bahagia," sampai Yuliansyah. 

BACA JUGA:Pohon Kelapa Dicabut Oknum, Wali Kota Bengkulu Doakan Pelaku Dapat Hidayah

BACA JUGA:Maba Jurnalistik UNIB Studi Media ke BEMG, Tambah Wawsan dan Motivasi untuk jadi Jurnalis Andal

Diketahui, PDAM kota Bengkulu hanya memiliki 2 unit mobil tangki dengan kapasitas 5 ribu liter. Setiap kali terjadi kebocoran pipa, armada tersebut dinilai kewalahan menyanggupi permintaan warga untuk droping air. 

"Kami siap membantu, nanti unit tankinya dari kami (Damkar), tapi airnya diisi dari PDAM. Intinya kita harus cepat merespon keluhan warga," tambah Yuliansyah. 

Gangguan PDAM ini terjadi sejak Minggu, 24 Agustus 2025. Terjadi kebocoran pipa DN 300 MM di kawasan pintu air Tajung Agung. Dampaknya air PDAM tak bisa didistribusikan. Adapun wilayah terdampak kebocoran pipa ini antara lain, Kelurahan Sukamerindu, Kampung Bali, Kampung Kelawi, Pasar Bengkulu, Rawa Makmur, Beringin Raya, Pengantungan, Kebun Dahri, Kebun Geran, Belakang Pondok, Sawah Lebar, Sawah Lebar Baru. Berikutnya, Kecamatan Teluk Segara, Jalan Soeprapto, Padang Jati dan sekitarnya. 

Kepala Bagian Instalasi Pengolahan Air (IPA) Surabaya PDAM Kota Bengkulu, Hariansyah mengatakan, kerusakan disebabkan faktor tekanan air dan tanah galian jembatan di Tanjung Agung masih labil. Sehingga terjadi guncangan dan pergeseran pipa yang mengakibatkan kebocoran. 

BACA JUGA:Kemasan Menarik Kunci Daya Saing UMKM, Anggota DPR RI Dewi Qoryati Gelar Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha

Tim PDAM sudah bekerja maksimal untuk menyelesaikan perbaikan pipa. Untuk mempermudah proses perbaikan, maka mesin olahan air harus dikurangi sehingga dampaknya sejumlah wilayah tidak teraliri air bersih hampir 2 hari.

"Kami percepat perbaikan dan Alhamdulillah proses perbaikan selesai pukul 23.30 WIB, pada 25 Agustus atau Senin malam," terang Hariansyah. 

Hariansyah mengatakan, saat ini sudah dilakukan normalisasi, mesin telah dihidupkan dan siap didistribusikan ke saluran rumah tiap warga. Hanya saja, proses ini membutuhkan waktu, karena harus membuang aliran kotor terlebih dahulu sebelum debit air maksimal sampai ke rumah warga. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan