Paskibraka 2025 Dibubarkan, 52 Calon Siap Dikarantina
Pemprov Bengkulu membubarkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bengkulu yang sudah sukses bertugas di Tahun 2025, Senin 1 Juni 2026.-Istimewa/Bengkuluekspress.-
Harianbengkuluekspress.id - Proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bengkulu Tahun 2026 telah rampung dilaksanakan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu saat ini, mulai mempersiapkan seluruh tahapan menuju pelaksanaan tugas pengibaran bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bengkulu Mif Tarul Ilmi mengatakan, sebanyak 52 siswa-siswi terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Bengkulu telah dinyatakan lulus sebagai calon Paskibraka tingkat provinsi tahun 2026, setelah melalui proses seleksi yang ketat dan berjenjang.
"Alhamdulillah proses seleksi calon Paskibraka Provinsi Bengkulu tahun 2026 sudah selesai dilaksanakan. Saat ini kita sedang mempercepat seluruh tahapan persiapan untuk petugas pengibaran bendera pada 17 Agustus mendatang," ujar Mif, Senin 1 Juni 2026.
BACA JUGA:Bupati Mukomuko, Pancasila Jangan Hanya Dihafal, Amalkan Juga di Media Sosial
BACA JUGA:Harga Gabah di Mukomuko Tembus Rp6.800 per Kg, Lampaui Ketetapan HPP Pemerintah
Dijelaskannya, para peserta yang lolos merupakan putra-putri terbaik daerah yang berhasil melewati berbagai tahapan penilaian. Mulai dari seleksi administrasi, kesehatan, fisik, wawasan kebangsaan hingga penilaian kepribadian.
Maka pengumuman nama-nama Paskibraka provinsi tahun 2026, akan disampaikan setelah penetapan Paskibraka tingkat nasional.
"Setelah ada pengumuman resmi dari pusat, baru kita tetapkan dan umumkan nama-nama petugas Paskibraka tingkat provinsi," ujarnya.
Selain menyiapkan calon Paskibraka tingkat provinsi, Pemprov Bengkulu juga telah mengirimkan tiga pasang peserta terbaik untuk mengikuti seleksi calon Paskibraka tingkat nasional.
"Kita juga sudah mengirimkan tiga pasang calon untuk mengikuti seleksi tingkat nasional," tutur Mif.
Mif menjelaskan, peserta yang lolos seleksi tingkat provinsi nantinya akan menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan atau karantina di Hotel Adeva Bengkulu, seperti pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya.
Namun pelaksanaan kegiatan tetap disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah dan kebijakan efisiensi yang saat ini berlaku.
"Untuk yang lolos insyaallah tingkat provinsi akan dikarantina di Hotel Adeva seperti tahun-tahun sebelumnya. Kita menyesuaikan anggaran yang ada dan juga kondisi efisiensi saat ini," jelasnya.