Paskibraka 2025 Dibubarkan, 52 Calon Siap Dikarantina
Pemprov Bengkulu membubarkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bengkulu yang sudah sukses bertugas di Tahun 2025, Senin 1 Juni 2026.-Istimewa/Bengkuluekspress.-
Mif memastikan seluruh proses seleksi berlangsung secara transparan, objektif dan bebas dari intervensi pihak manapun. Mengingat, penilaian dilakukan oleh tim independen yang melibatkan unsur TNI, Polri, tenaga kesehatan dan berbagai pihak terkait.
"Kami pastikan seleksi berlangsung transparan dan bebas intervensi. Seluruh penilaian dilakukan oleh tim independen yang melibatkan TNI, Polri, tenaga kesehatan dan unsur terkait lainnya, sehingga yang terpilih benar-benar putra-putri terbaik yang layak membawa nama Bengkulu," tegas Mif.
Sementara itu, di tengah persiapan pembentukan Paskibraka 2026, Pemprov Bengkulu juga telah resmi mengakhiri masa tugas anggota Paskibraka Tahun 2025.
Pembubaran dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu Dr H Herwan Antoni MSi yang berlangsung di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Senin 1 Juni 2026.
Herwan mengatakan, apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para anggota Paskibraka 2025 yang telah menjalankan tugas negara dengan penuh tanggung jawab.
"Para anggota Paskibraka telah menunjukkan dedikasi, kerja keras, kekompakan, disiplin, tanggung jawab, dan semangat nasionalisme yang tinggi sejak masa latihan hingga pelaksanaan tugas pengibaran bendera," ujar Herwan.
BACA JUGA:Hari Lahir Pancasila, Momentum Perkuat Persatuan dan Percepat Kemajuan Seluma
BACA JUGA:37 Botol Miras di Kota Bengkulu Disita, Penjual Tanpa Izin Ditegur Keras
Menurutnya, tugas sebagai anggota Paskibraka merupakan kehormatan besar yang tidak dimiliki semua generasi muda.
"Tugas yang kalian emban bukanlah tugas biasa, melainkan kehormatan besar sebagai putra-putri terbaik daerah yang dipercaya membawa dan mengibarkan Sang Merah Putih," ungkapnya.
Herwan berharap pengalaman yang diperoleh selama menjadi anggota Paskibraka dapat menjadi bekal berharga dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Meski masa tugas telah berakhir, para anggota diminta untuk terus menjaga semangat nasionalisme dan pengabdian kepada bangsa serta negara.
"Pengabdian kepada bangsa dan negara jangan pernah berhenti. Teruslah menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai Pancasila, dan mengisi kemerdekaan dengan prestasi serta karya terbaik," pungkas Herwan. (eko)