Harian Bengkulu Ekspress

Komisi II DPRD BU Peduli Petani Sawit, Dukung Pembangunan Pabrik hingga Pupuk Subsidi

Anggota Komisi II DPRD BU, Yos Sudarso peduli petani sawit.-Ijal/BE-

Harianbengkuluekspress.id - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) menyadari secara penuh bahwa sektor perkebunan memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. 

Oleh karena itu, sebagai komisi yang membidangi ekonomi dan keuangan, bersama mitra kerjanya dari SKPD terkait, tentu memiliki tanggung jawab penuh akan pertumbuhan ekonomi Bengkulu Utara.

Salah satu yang menjadi perhatian anggota Komisi II DPRD Bengkulu Utara, Yos Sudarso, adalah di sektor perkebunan kelapa sawit. 

BACA JUGA:Guru Bakal Disanksi Tegas, Jika Tetap Jual LKS ke Siswa, Begini Pernyataan Wali Kota Dedy Wahyudi

BACA JUGA:Perjuangkan Nasib Ribuan Honorer, Dewan BU ke Kemenpan RB

Sektor ini, di beberapa wilayah di Bengkulu Utara merupakan primadona tempat masyarakat menggantungkan kehidupannya. Dimana komoditas sawit menjadi salah satu komoditas perkebunan yang menjadi sektor mayoritas di Kabupaten Bengkulu Utara, dengan lebih dari 90 hektare kebun kelapa sawit swadaya masyarakat, dan 30 ribu hektare milik perusahaan.

Maka dari itu, Yos Sudarso menuturkan perlu adanya perhatian dan support dari pemerintah daerah terhadap para pekebun kelapa sawit. Karena perkebunan kelapa sawit menjadi sektor penting penggerak perekonomian di Bengkulu Utara.

"Percepatan pembangunan pada sektor kelapa sawit sangat penting untuk kesejahteraan masyarakat. Makanya harus ada dan sangat penting sekali tata kelola kelapa sawit berkelanjutan yang dilukukan oleh pemerintah," ujarnya.

Langkah awal mendukung kesejahteraan pekebun kelapa sawit, lanjutnya, yakni dengan mendukung pembangunan pabrik sawit baru di Bengkulu Utara. 

Menurutnya dengan banyaknya pabrik, maka akan timbul persaingan harga yang diharapkan salah menguntungkan para pekebun kelapa sawit.

"Langkah awalnya kita akan mendukung terhadap pembangunan pabrik kelapa sawit. Sehingga diharapkan dengan banyaknya pabrik timbul persaingan harga yang diharapkan salah menguntungkan para pekebun kelapa sawit," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Politisi Partai Demokrat ini, pihaknya juga siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah hingga pemerintah pusat, terkait pupuk subsidi yang saat ini tidak lagi dapat dinikmati oleh pekebun kelapa sawit.

"Terkait dengan pupuk subsidi, ini juga akan kita upayakan, agar para pekebun kelapa sawit kita kembali dapat menikmati pupuk subsidi," terangnya.

Yang jelas, Yos Sudarso menyampaikan bahwa pihaknya juga akan terus mendorong pemerintah daerah agar mengupayakan peningkatan kesejahteraan para pekebun kelapa sawit di Bengkulu Utara dapat meningkat, termasuk peningkatan akses jalan usaha perkebunan. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan