Lurah Diminta Pantau Kebersihan Lingkungan, Ini Instruksi Wali Kota Bengkulu

MEDI/BE Tumpukan sampah yang dibuang oleh oknum tak bertanggung jawab di area jembatan Rawamakmur. --

Harianbengkuluekspress.id - Memasuki bulan Ramadan 1446 Hijriah. Intensitas sampah yang dihasilkan setiap rumah tangga cenderung meningkat. Untuk itu, lurah, camat hingga ketua RT diminta untuk tetap mengontrol atau mengawasi kebersihan lingkungan. 

"Saya mengingatkan masyarakat selalu menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. Dan para lurah camat juga harus mengawasi," ujar Wali Kota, Dedy Wahyudi kepada BE, Sabtu, 1 Maret 2025.

Lonjakan sampah difaktori dengan menjamurnya pasar tumpah di setiap kelurahan. Aneka makanan atau minuman banyak menimbulkan sampah jenis plastik/kemasan kerap mengotori lingkungan.

Dalam hal ini Dedy juga mengimbau warga tetap kompak dan rajin dalam menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, karena akan mencemari lingkungan. Menciptakan Bengkulu Bersih Indah Sejuk dan Asri salah satu target yang akan dicapai dalam 100 hari pertama pasca dilantik sebagai Wali Kota Bengkulu.  

BACA JUGA:Polres Turun Awasi Harga dan Persediaan Bahan Pokok, Pembeli Diminta Begini

BACA JUGA:PAUD dan SMP Dilarang Study Tour, Ini Isi Surat Instruksi dari Wali Kota Bengkulu

Untuk itu, meksi di bulan puasa ini tidak menjadi semangat para ASN kendor mewujudkan program tersebut. 

"Petugas Dinas Lingkungan Hidup juga sudah diarahkan untuk memaksimalkan tugasnya dalam mengangkut sampah. Tetapi tidak cukup dengan DLH saja, dibutuhkan kesadaran masyarakat," terangnya. 

Kebersihan di setiap lingkungan kelurahan atau kecamatan juga akan menjadi bahan penilaian wali kota dan wakil wali kota dalam evaluasi kinerja lurah dan camat. 

"Kita akan gelar lomba kelurahan terbersih dan kelurahan tidak bersih. Nanti ada hadiah yang disiapkan pemerintah," pungkasnya. (Medi Karya Saputra)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan