Harian Bengkulu Ekspress

Puasa Cegah Penyakit Degeneratif, Ini Kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Redhwan Arif--

Harianbengkuluekspress.id - Ibadah puasa yang dilakukan oleh umat muslim pada bulan Ramadan ini tidak hanya mematuhi perintah Allah, namun juga mampu membuat tubuh semakin sehat. Bahkan puasa bisa mencegah penyakit degeneratif. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Redhwan Arif SSos MPH mengungkapkan, puasa di bulan Ramadan memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa bagi tubuh manusia. Bahkan kegiatan ibadah ini dapat mencegah seseorang dari penyakit degeneratif. 

"Puasa Ramadan dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit degeneratif seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kanker," ujar Redhwan, Sabtu 8 Maret 2025.

Ia juga menambahkan, selama berpuasa tubuh manusia akan membersihkan diri dari racun yang ada di dalam tubuh. Selain itu, puasa dapat membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan mental.

BACA JUGA:Dewan BU Dukung Pemkab Tingkatkan Prestasi Olahraga, Waka 2 Beberkan Caranya

BACA JUGA:Kenali Ciri-ciri Keaslian Rupiah, Ini Kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu

"Puasa Ramadan tidak hanya membantu melindungi tubuh dari penyakit degeneratif, tetapi juga bisa membersihkan tubuh dari racun sekaligus menurunkan berat badan," ungkap Redhwan.

Menurut penelitian, puasa dapat meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan risiko terkena penyakit jantung. Puasa juga dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan menurunkan risiko terkena diabetes.

"Tidak hanya itu, puasa juga bisa menyehatkan jantung dan mengontrol gula darah serta menurunkan risiko terkena diabetes," tuturnya.

Namun, Redhwan menekankan bahwa puasa Ramadan harus dilakukan dengan benar dan sehat. Hal itu dilakukan agar ibadah puasa bisa memberikan manfaat kesehatan yang maksimal.

BACA JUGA:Seluruh RT Dipasang CCTV, Ini Kata Wali Kota Bengkulu

"Puasa yang dilakukan dengan benar dan sehat akan memberikan manfaat kesehatan yang maksimal. Jangan sampai puasa justru merugikan kesehatan tubuh," tegasnya.

Redhwan juga menyarankan agar seseorang yang ingin berpuasa Ramadan melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti penyakit jantung atau diabetes.

"Tentu saja puasa dilakukan oleh orang yang kondisi tubuhnya sehat, kalau sakit maka harus konsultasi terlebih dahulu ke dokter apakah boleh berpuasa atau tidak," tutupnya. (Rewa Yoke)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan