Banyak Masyarakat Gadai Barang, Ini Pernyataan Kepala Pimpinan Cabang Pegadaian Bengkulu

IST/BE Masyarakat menggadaikan barang di Pegadaian.--

 IST/BE

Masyarakat menggadaikan barang di Pegadaian.

 

 

 

Harianbengkuluekspress.id - PT Pegadaian Cabang Bengkulu mencatat menjelang libur lebaran Idulfitri 1446 Hijriah, banyak masyarakat yang menggadaikan barang di Pegadaian Bengkulu. Hal tersebut dilakukan selain untuk memenuhi kebutuhan biaya mudik dan Lebaran, juga untuk kepentingan menitipkan barang agar aman selama ditinggal mudik.

Kepala Pimpinan Cabang Pegadaian Bengkulu, Noveldi mengatakan, transaksi pegadaian barang yang paling banyak terjadi di Pegadaian Bengkulu, perhiasan sebesar 90 persen, sedangkan kendaraan dan alat elektronik hanya 10 persen. Hal ini menunjukkan masyarakat Bengkulu lebih memilih menggadaikan perhiasan sebagai alternatif untuk mendapatkan dana daripada kendaraan atau alat elektronik.

"Menjelang lebaran ini banyak masyarakat yang menggadaikan barangnya di Pegadaian dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan biaya mudik dan Lebaran," kata Noveldi, Senin 24 Maret 2025.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Pegadaian Bengkulu, transaksi pegadaian barang pada sejak awal Ramadan mengalami kenaikan dibandingkan hari biasa. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Bengkulu memerlukan dana lebih besar untuk mempersiapkan mudik dan Lebaran tahun ini.

BACA JUGA:Dinkes Dirikan Posko Kesehatan, Ini Keterangan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu

BACA JUGA:Mantan Kadis Bantah Terima Fee Proyek, Jaksa: Ada Bukti Transfer!

"Ada terjadi kenaikan sekitar 8 persen ayang melakukan transaksi gadai di awal Ramadan kemarin," kata Noveldi.

Ia mengaku, meningkatnya masyarakat yang melakukan gadai membuktikan bahwa Pegadaian sudah menjadi solusi dalam membantu masyarakat. Ia berharap agar masyarakat Bengkulu dapat menjadikan pegadaian sebagai tempat untuk memenuhi kebutuhan uang saat mendesak.

"Terima kasih atas kepercayaan masyarakat, semoga semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan Pegadaian di Bengkulu," tutupnya. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan