Pemkot Percepat Rehab Barukoto, Ini Pernyataan Wakil Wali Kota Bengkulu

Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny PL Tobing. --
Harianbengkuluekspress.id - Pasca hari raya Idul Fitri atau usai cuti bersama Pemerintanh Kota Bengkulu, kebut proses revitalisasi pasar tradisional. Prioritas utama yang dikerjakan Pasar Barukoto.
"Semua pasar nanti kita tata dengan baik. Mulai dari pasar barukoto, hanya saja sekarang masih dalam suasana Ramadan. Nanti kita tata setelah lebaran," ujar Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny PL Tobing.
Proses revitalisasi Pasar Barukoto ini juga serentak dengan penertiban di Pasar Minggu dan Pasar Panorama. Sebab, kedua pasar tersebut paling banyak mendapatkan keluhan soal macet dan semrawut. Sebelumnya, pemkot telah menegur seluruh pedagang untuk pindah, namun pemkot mengabulkan permintaan pedagang untuk ditoleransi hingga pasca lebaran.
Disampaikan Ronny, penertiban tetap dilakukan humanis dan menghindari kericuhan yang berakibat saling merugikan. Untuk itu, selama ramadan ini Satpol PP sembari melakukan pendekatan.
BACA JUGA:Lomba Kelurahan Terbersih Pasca Lebaran, Ini Kata Wali Kota Bengkulu
BACA JUGA: Kapolda Bengkulu Buka Puasa Bersama Awak Media, Ini Isi Sambutan dan Pesannya
"Kalau penertiban sudah pasti kita lakukan selama itu memang melanggar aturan. Apalagi program 100 hari kerja kita salah satunya penataan pasar," jelasnya Ronny.
Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagrin) kota Bengkulu, Firjoni Aprianto menjelaskan, soal revitalisasi Pasar Barukoto. Setelah dilakukan pengecekan langsung oleh wali kota, pasar tersebut masuk target prioritas untuk dituntaskan dalam 100 hari kerja. Beberapa pekerjaan mulai dilakukan, seperti, menata lahan parkir, lapak pedagang hingga memfungsikan beberapa kios pedagang agar lebih bersih dan layak dibanding sebelumnya.
"Saat ini sudah berjalan proses penataan di Pasar Barukoto semua OPD terlibat sesuai dengan tupoksinya, targetnya memang harus tuntas dalam program 100 hari kerja," jelasnya.
Melalui Dinas PUPR kota juga memperbaiki sejumlah bangunan rusak hingga drainase pasar agar lebih baik lagi. Setelah proses ini selesai maka pemkot akan mendata pedagang dan menambah jumlah pedagang lainnya untuk mengisi bangunan Pasar Barukoto tersebut. (Medi Karya Saputra)