Waspada Penipuan Online Jelang Lebaran, Begini Imbauan OJK Bengkulu

Kepala OJK Provinsi Bengkulu, Ayu Laksmi Syntia Dewi-IST/BE-
Harianbengkuluekspress.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mereka terhadap penipuan online menjelang hari raya idul Fitri 1446 hijriah.
Pasalnya modus penipuan online menjelang hari raya keagamaan saat ini semakin marak.
Kepala OJK Provinsi Bengkulu, Ayu Laksmi Syntia Dewi mengatakan, modus penipuan yang marak terjadi biasanya menggunakan aplikasi belanja online dan mengaku sebagai kurir.
Selain itu, para pelaku penipuan juga memanfaatkan modus yang berbeda dengan mengirimkan undangan berbentuk aplikasi melalui pesan WhatsApp dari orang yang tidak dikenal.
BACA JUGA:Aliran Dana Korupsi Tukin TNI: Untuk Beli Rumah, Kebun Sawit dan Mobil
BACA JUGA:Orang Dekat Rohidin Nonjob, Gubernur Helmi Hasan Mulai Mutasi Pejabat
"Modus ini dulunya pakai aplikasi belanja online, tapi sekarang pakai WhatsApp dengan mengirim sebuah file aplikasi untuk diklik dan diinstall," kata Ayu, Kamis, 27 Maret 2025.
Ia menjelaskan, apabila penerima pesan WhatsApp tersebut mengklik aplikasi dan menginstalnya, maka akan mengakibatkan data-data yang ada di handphone diretas oleh penipu.
Akibatnya seluruh data yang ada di handphone mulai dari data aplikasi e-banking hingga data rahasia lainnya akan dicuri oleh mereka.
"Jadi menjelang lebaran IdulFitri ini harus hati-hati jangan asal langsung mengklik aplikasi yang tidak jelas, karena itu bisa mencuri data termasuk data aplikasi e-banking yang ada di handphone tersebut," ujar Ayu.
Meski begitu, ia mengaku, sampai saat ini belum ada yang melaporkan ke OJK sebagai korban.
Namun, pihaknya telah menerima informasi bahwa beberapa orang telah menjadi korban.
"Kalau untuk yang sudah terkena, ini kan lebih ke penipuan, jadi langsung melapor ke polisi saja. Karena menyangkut pidana," ujarnya.
Ia mengimbau, kepada masyarakat agar tidak mengklik aplikasi sembarangan atau yang tidak dikenal yang tiba-tiba masuk ke ponsel.