Harian Bengkulu Ekspress

Usulkan Pembangunan 2 Jembatan di Benteng, Segini Anggarannya

Rakit : Warga saat menggunakan rakit untuk menyeberangi sungai lantaran jembatan di Desa Penanding terputus akibat diterjang banjir beberapa tahun lalu.-IST/BE -

harianbengkuluekspress.id  - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) telah menyampaikan beberapa usulan pembangunan ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu.

Salah satunya ialah pembangunan 2 jembatan yang diharapkan oleh masyarakat sejak lama.

Yaitu pembangunan jembatan di Desa Taba Pasemah, Kecamatan Talang Empat dan  pembangunan  jembatan di Desa Penanding, Kecamatan Karang Tinggi.

Diketahui, usulan serupa juga sudah pernah disampaikan ke Pemerintah Pusat dan telah direncanakan untuk dibangun melalui dana Inpres.

Hanya saja, karena adanya efisiensi anggaran pusat, maka realisasi pembangunan 2 jembatan tersebut dilakukan penundaan.

"Kami berharaap agar pembangunan jembatan di Desa Penanding dan di Desa Taba Pasemah dapat kembali dimasukan dalam program kerja seiring adanya informasi relaksasi anggaran pusat," ungkap ?Kepala Dinas PUPR Kabupaten Benteng, Febrian Fatahillah ST MT.

BACA JUGA:Beras Gratis Masih Ditunda, Begini Penjelasan Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Bengkulu

BACA JUGA: Dorong Pemda Ciptakan Lembaga Pendidikan Berkualitas, Ini Pesan Mendikdasmen

Diketahui, pembangunan jembatan di Desa Penanding dianggap penting mengingat jembatan lama telah terputus akibat dihantam banjir.

?Akibat tak adanya jembatan, warga yang hendak menuju lahan perkebunan mereka terpaksa menggunakan rakit untuk melintasi aliran sungai.

Bahkan, putusnya jembatan juga telah menelan korban jiwa. Beberapa waktu lalu, terdapat warga yang terseret arus saat sedang menyeberangi aliran sungai di Desa Penanding.

Dari hasil perhitungan tim teknis, jembatan di Desa Penanding yang akan dibangun nantinya ialah jenis rangka baja sepanjang 60 meter, lebar 7 meter dan dengan estimasi biaya Rp 16.781.523.000.

Sedangkan untuk jembatan di Desa Taba Pasemah, diusulkan untuk dibangun sepanjang 60 meter dan lebar 7 meter dengan estimasi biaya Rp 17.100.300.000.

"Jembatan di Desa Taba Pasemah saat ini juga mengalami rusak berat akibat banjir tertanggal 30 Agustus 2022," tutup Febrian.(bakti)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan