Harian Bengkulu Ekspress

3.215 Keluarga di Mukomuko Ditetapkan Penerima Ini

Kantor Dinas PMD Mukomuko, pihaknya menyebutkan sebanyak 3.215 Keluarga Penerima BLT-DD tahun 2025.-IST/BE -

harianbengkuluekspress.id - Sebanyak 3.215 keluarga di di Kabupaten Mukomuko ditetapkan sebagai penerima manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahun 2025. 

“Jumlah KPM BLT-DD tahun 2025 ini sudah final berdasarkan hasil musyawarah desa khusus (Musdessus) sebanyak  148 desa di daerah ini,” sampai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Mukomuko melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Wagimin dikonfirmasi BE, Minggu 18 Mei 2025. 

Menurutnya, sebanyak 148 desa yang tersebar di 15 kecamatan daerah ini pada 2025 menggunakan Dana Desa BLT tidak lebih atau maksimal sebanyak 15 persen atau berkurang dibandingkan sebelumnya 25 persen.  Perubahan Dana Desa untuk BLT dari maksimal 25 persen menjadi 15 persen dari pagu anggaran Dana Desa tersebut sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 108 tahun 2024 tentang pengalokasian penggunaan dan penyaluran Dana Desa. 

"Penyebab Dana Desa untuk BLT pada 2025 menurun dibandingkan tahun sebelumnya, karena berdasarkan hasil evaluasi penggunaan Dana Desa untuk BLT selama ini yang kurang dari sebesar 25 persen," ujarnya. 

BACA JUGA: Ujikom Pejabat Eselon II di Benteng Tunggi Izin Ini

BACA JUGA:Budayakan ASN Sedekah dan Aktif di Masjid, Ini Imbauan Sekda Provinsi Bengkulu

Ia menjelaskan, begitu juga penggunaan Dana Desa untuk BLT di Kabupaten Mukomuko pada tahun-tahun sebelumnya kurang dari 25 persen, karena kemungkinan angka kemiskinan ekstrem di daerah ini menurun. Selain itu, kata Wagimin, sejumlah warga setempat yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem dan masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menerima bantuan sosial dari pemerintah. Sebanyak 148 desa di daerah ini untuk tahun 2025 mendapat dana desa yang bersumber APBN Rp 119 miliar, atau mengalami kenaikan sekitar Rp 1 miliar dibandingkan tahun 2024. 

"Sedangkan DD bersumber APBD Mukomuko sebesar Rp 66,7 miliar, jumlah itu mengalami kenaikan Rp 1,7 miliar dari tahun lalu," katanya. (budi) 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan