Harian Bengkulu Ekspress

Penyerapan Gabah Petani di BU Dioper ke Gudang Bulog Lain, Ini Penyebabnya

ilustrasi stok beras -APRIZAL/BE -

harianbengkuluekspress.id  - Sudah kurang lebih 4 bulan Bulog Bengkulu Utara (BU) tidak mendistribusikan beras SPHP ke para mitra. Sebab masih fokus melakukan penyerapan beras dan gabaha petani, sehingga pasokan beras di dalam gudang sudah mencapai kapasitas maksimal. Yakni 1.010 ton terdiri dari 500 ton dari hasil pengadaan ditahun 2025, 320 ton sisa stok tahun 2024 dan 190 ton dari serapan dari petani. 

"Ya, saat ini stok beras didalam gudang kita sudah ada 1.010 ton dan jumlah tersebut sudah maksimal," ujar Kepala Gudang Bulog BU, Henopi.

Kendati kapasitas sudah maksimal, ditambahkannya, pihaknya tetap bisa menerima atau menyerap beras dari petani. Dengan formulasi beras akan dioper gudang Bulog lain yang masih memiliki space penyimpanan, terutama di gudang Bulog Kota Bengkulu.

"Kita tetap terus menerima, namun dengan keadaan gudang ini akan kita oper ke gudang Bulog lain seperti di gudang Bulog Kota Bengkulu," tambahnya.

BACA JUGA:3.215 Keluarga di Mukomuko Ditetapkan Penerima Ini

BACA JUGA:Budayakan ASN Sedekah dan Aktif di Masjid, Ini Imbauan Sekda Provinsi Bengkulu

Saat disinggung terkait dengan kapan waktu pelaksanaan pendistribusian beras SPHP, Henopi mengungkapkan, bahwa hingga saat ini belum ada instruksi kapan akan dilaksanakan lagi. Termasuk kelanjutan program bantuan pangan beras, karena semua ini dikarenakan pemerintah masih fokus melakukan penyerapan gabah hasil panen petani.

"Untung hal itu belum kita ketahui karena hingga saat ini belum ada instruksi. Karena pemerintah saat ini masih tengah fokus melakukan penyerapan gabah ke petani," tandasnya.(afrizal)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan