Sekolah Rusak, DPRD Kaur Siap Perjuangkan Perbaikan
IST/BE TINJAU: Wakil Ketua II DPRD Kaur, Mardianto saat meninjau dan melihat langsung beberapa bangunan SD dan SMP yang rusak di Kabupaten Kaur.--
Harianbengkuluekspress.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kaur menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan, dengan melakukan kunjungan ke beberapa sekolah yang rusak di Kabupaten Kaur. Seperti yang dilakukan Wakil Ketua II DPRD Kaur, Mardianto SAP yang beberapa minggu ini sudah melakukan kunjungan ke beberapa SD dan SMP yang rusak di Kaur. Dalam kunjungannya itu ia berjanji untuk memprioritaskan pembangunan sekolah yang rusak di tahun 2026 mendatang.
“Kita di legislatif tetap memperjuangkan soal kondisi sekolah yang rusak ini, tentu dengan komunikasi ke pemerintah daerah dan juga pusat karena anggaran kita di daerah yang terbatas,” kata Mardianto, Selasa 26 Mei 2025.
Dalam kunjungannya itu, politisi partai PDIP ini melihat langsung kondisi sekolah-sekolah yang rusak, seperti SD Negeri 64 Kecamatan Semidang Gumay, SDN 57 Kaur, SMPN 33 Kaur, dan SMP Negeri 31 Atap Kaur Kecamatan Tetap. Mereka menemukan bahwa kondisi sekolah-sekolah tersebut sangat memprihatinkan. Dimana bangunan ruang kelas di sekolah-sekolah yang rusak tidak layak digunakan untuk belajar. Plafon rusak parah, bocor, dan bahkan hampir roboh. Kondisi ini sangat membahayakan keselamatan siswa-siswi dan guru.
“Kita DPRD Kaur sangat mengharapkan kepada pihak pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan Kaur agar dapat mengalokasikan dana untuk pembangunan atau rehabilitasi bangunan sekolah yang rusak ini. Pendidikan adalah kunci masa depan. Kita harus memastikan siswa belajar di tempat yang aman dan nyaman,” tandasnya.
BACA JUGA:Satgas TMMD ke-124 dan Warga Kebut Pembuatan Tugu Prasasti
BACA JUGA:Video Kekerasan Pelajar di Bengkulu Selatan Bikin Geger, Cabang Dinas Turun Tangan
Sementara itu, Bupati Kaur Gusril Pausi SSos MAP juga sebelumnya telah menyampaikan, dimana pemerintah daerah akan memprioritaskan pembangunan sekolah yang rusak di tahun 2026 mendatang. Meski begitu, Pemkab Kaur tidak bisa langsung merehab semuanya bangunan tersebut, namun akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan anggaran daerah.
“Kita tetap perhatikan, namun akan kita perbaiki secara bertahap. Pembangunan sekolah akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kaur, apalagi pendidikan merupakan prioritas kita dalam mewujudkan Indonesia emas di tahun 2045 mendatang,” tandasnya. (Irul)