Perusahaan di Kepahiang Banyak Akali CSR, Begini Strateginya
Bupati Kepahiang, H Zurdi Nata SIP--
harianbengkuluekspress.id - Banyak perusahaan di Kabupaten Kepahiang yang diduga nakal dalam menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Berdasarkan laporan yang dimiliki Pemkab Kepahiang, diketahui kalau sejauh ini dari 48 perusahaan, termasuk BUMN dan BUMD yang ada di Kabupaten Kepahiang hanya sebagian kecil saja yang aktif menyalurkan dana CSR. CSR tersebut bisa berbentuk barang dan bisa berupa uang. Bisa disalurkan sendiri oleh perusahaan atau berkoordinasi dengan Pemkab Kepahiang.
Bupati Kepahiang, H Zurdi Nata SIP mengatakan, kedepan Pemkab akan melakukan upaya jemput bola untuk menarik CSR dari berbagai perusahaan yang beroperasi di Kepahiang. Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Antara lain, Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012, Undang-undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara, serta Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
"CSR ini kan 5 persen dari pendapatan perusahaan yang wajib dikeluarkan. Setahu saya yang aktif berikan CSR di Kepahiang ini, hanya Bank Bengkulu saja," jelas Bupati.
BACA JUGA:Manfaat dan Cara Mengolah Daun Belimbing Wuluh Untuk Kesehatan, Pakar Ungkap Begini
Karena ini pula, sambung Bupati, ke depan pihaknya akan mengambil langkah jemput bola dengan harapan CSR dari perusahaan kepada daerah di Kabupaten Kepahiang lebih maksimal.
"Kita akan jemput bola, semoga saja penyaluran CSR nantinya di Kepahiang menjadi lebih maksimal," demikian Bupati.(doni)