Selama Tabut Elpiji Aman, Begini Penjelasan Energi dan Kelistrikan Dinas ESDM Provinsi Bengkulu
Pemerintah mengatur skema penjualan LPG 3 kg terbaru -Rio/Bengkuluekspress-
Harianbengkuluekspress.id - Selama pelaksanaan Festival Tabut tahun 2025, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menjamin ketersediaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam kondisi aman. Festival tabut sendiri digelar selama 10 hari, sejak tanggal 28 Juni hingga 7 Juli 2025.
Kepala Bidang (Kabid) Energi dan Kelistrikan Dinas ESDM Provinsi Bengkulu Rozani Andawari mengatakan, Pertamina telah melakukan penambahan stok gas elpiji ukuran 5 kg, mencapai 47.600 tabung.
"Tambahan stok ini merupakan tindak lanjut dari usulan Dinas ESDM Provinsi Bengkulu pada tanggal 25 Juni 2025, terkait permohonan penambahan LPG 3 kg dalam rangka Pesta Tabut. Alhamdulillah, sudah ada tambahan sebanyak 47 ribu tabung," ujar Rozani, Rabu 2 Juni 2025 saat diwawancara BE..
Dijelaskannya, tambahan stok gas elpiji itu, untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama festival tabut berlangsung. Maka dengan adanya penambahan stok tersebut, masyarakat tidak khawatir dan melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.
BACA JUGA:Kaur Terima DAU untuk Pendidikan, Rp 7 Miliar
BACA JUGA: PPPK Bengkulu Masih Terima Gaji Honorer, Belum Terima Gaji PPPK Ini Penyebabnya
"Kami minta masyarakat untuk tidak perlu panik dan membeli secara berlebihan," terangnya.
Menurutnya, jumlah tambahan yang telah disiapkan oleh Pertamina sudah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama festival Tabut. Tentunya, tanpa perlu khawatir akan ketersediaan gas elpiji untuk kebutuhan sehari-hari.
"Tambahan stok ini sudah mencukupi untuk kebutuhan. Belilah seperlunya saja," pungkasnya.
Sementera itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi mengatakan, penambahan gas elpiji mencapai 47.600 tabung itu telah disalurkan sejak tanggal 27 Juni 2025 lalu. Penambahan stok elpiji itu dilakukan, atas potensi terjadi lonjakan konsumsi rumah tangga selama masa libur panjang dan festival tabut. Sehingga Pertamina bergerak lebih dulu, agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan gas elpiji.
BACA JUGA:Waspada Daging Bangkai Dijual di Pasaran
"Kami memastikan ketersediaan LPG dalam kondisi aman," terang Rusminto.
Tidak hanya itu, dalam distribusi gas elpiji itu, Rusminto juga sudah melakukan antisipasi dengan menjamin sarana dan fasilitas. Termasuk dengan menyiagakan Depot LPG. Pihaknya meminta kepada masyarakat yang tergolong mampu secara ekonomi agar menggunakan LPG Non Subsidi. Seperti Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg.
"Hal ini sejalan dengan upaya menjaga subsidi LPG 3 Kg tepat sasaran yang diperuntukkan bagi masyarakat prasejahtera," tandas Rusminto. (Eko Putra Membara)