Polres Rejang Lebong Galakkan Program Ini
Bupati dan Kapolres bersama Forkopimda saat panen raya jagung beberapa waktu lalu,-Ary/BE -
harianbengkuluekspress.id - Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung ketahanan pangan melalui program penanaman jagung skala desa. Dengan mengusung konsep 1 Desa 1 Hektar inisiatif ini menjadi langkah nyata mendukung visi Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto.
Kapolres Rejang Lebong, AKBP Florentus Situngkir menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk sinergi antara aparat kepolisian dan pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian pangan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan.
"Gerakan ini adalah bentuk dukungan konkret terhadap Asta Cita Presiden Prabowo. Melalui penanaman jagung, kami ingin memperkuat ketahanan pangan yang berbasis pada kekuatan desa," terang Kapolres.
Menurut Kapolres, program penanaman jagung ini telah dimulai bersama masyarakat dan aparatur desa di sejumlah kecamatan. Targetnya, setiap desa mampu menyediakan minimal satu hektar lahan khusus untuk budidaya jagung secara berkelanjutan.
"Kami ingin menjadikan desa-desa di Rejang Lebong sebagai percontohan dalam membangun ketahanan pangan dari bawah. Potensi lahan kita sangat mendukung pengembangan pertanian jagung," jelas Kapolres.
BACA JUGA: Segini Jumlah Lampu Jalan di Rejang Lebong Dipasang
BACA JUGA: Perbup Penghuni Rusun ASN di Lebong Disusun, Ini Kriterianya
Program satu desa satu hektare jagung tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Dimana Bupati Rejang Lebong, HM Fikri SE MAP yang menyambut baik langkah kolaboratif tersebut.
"Pemerintah daerah tentu memberikan dukungan penuh. Gerakan 1 Desa 1 Hektar sangat relevan dengan arah pembangunan daerah dan program ketahanan pangan nasional," kata Bupati Fikri.
Menurut Bupati Fikri, kolaborasi antara pemerintah dan institusi keamanan merupakan fondasi penting dalam memperkuat kedaulatan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian warga desa.
"Jika digarap secara serius dan berkelanjutan, manfaatnya akan sangat besar. Selain menjaga ketersediaan pangan, masyarakat juga akan merasakan dampak ekonomi yang nyata," terang Bupati Fikri.(ari)