KMP di Rejang Lebong Segera Beroperasi, Ini Jadwalnya
Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong saat mengikuti kegiatan peluncuruan koperas merah putih di ruang rapat Bupati Rejang Lebong, Senin 21 Juli 2025-Ary/BE -
harianbengkuluekspress.id - Setelah diluncurkan langsung oleh Presiden Prabowo bersama ribuan Koperasi Merah Putih (KPM) se Indonesia. KPM yang ada di Kabupaten Rejang Lebong akan segera melakukan usaha yang telah dipersiapkan.
"Setelah diluncurkan hari ini, maka saat ini koperasi merah putih yang ada di Kabupaten Rejang Lebong ini siap untuk melaksanakan usaha yang mereka siapkan," terang Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Rejang Lebong, Anes Rahman SSos usai mengikuti kegiatan peluncuran koperasi merah putih di ruang rapat Bupati Rejang Lebong, Senin 21 Juli 2025.
Diungkapkan Anes, karena koperasi merah putih yang ada di Kabupaten Rejang Lebong merupakan koperasi rintisan semua. Sehingga setelah dilakukan peluncuran, maka ketua dan pengurus dari masing-masing koperasi langsung bergerak untuk mengajukan pinjaman ke bank-bank yang tegabung dalam Himbara yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.
"Untuk kelengkapan administrasi, seluruh koperasi merah putih di Rejang Lebong yaitu sebanyak 156 koperasi sudah lengkap mulai dari badan hukum dan lainnya," papar Anes.
BACA JUGA: Datangi Kementerian, Bupati Kepahiang Sampaikan Usulan Ini
BACA JUGA: Miris, SDN 53 Benteng Tanpa Siswa Baru, Ini Lokasinya
Untuk unit usaha dari koperas-koperasi merah putih di Kabupaten Rejang Lebong sendiri, menurut Anes, terdiri dari berbagai jenis usaha mulai dari gerai sembako, gerai tabungan gas elpiji, pupuk dan alat-alat pertanian, apotek desa hingga klinik desa dan sejumlah usaha lain sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh masing-masing desa.
Sementara itu, untuk besaran pinjaman yang bisa diberikan oleh bank-bank Himbara sendiri, menurut Anes, bisa mencapai Rp 3 miliar sesuai dengan unit usaha atau kebutuhan dari masing-masing koperasi.
"Untuk pinjaman ini maksimal bisa diberikan hingga Rp 3 miliar, namun jumlahnya nanti sesuai dengan usulan yang disampaikan masing-masing koperasi dan tentunya akan dilakukan survey lapangan dulu oleh pihak bank," demikian Anes.(ari)