Pohon di Liku Sembilan Benteng Ditebang, Ini Tujuannya
Ancam Keselamatan : Pohon besar di kawasan liku sembilan Kecamatan Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah terpaksa ditebang karena rawan tumbang dan mengancam keselamatan penggendara.-IST/BE -
harianbengkuluekspress.id - Mencegah terjadinya korban jiwa akibat pohon tumbang, Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) melakukan penebangan terhadap pohon besar yang rawan tumbang.
Yaitu di kawasan liku sembilan (Km 41), Desa Tanjung Heran Kecamatan Taba Penanjung, Kamis 25 Juli 2025.
Camat Taba Penanjung, Noni Oktarina SE MM mengungkapkan, penebangan pohon besar berusia ratusan tahun tersebut dilakukan untuk mencegah korban jiwa serta gangguan lalu lintas akibat pohon tumbang yang bisa terjadi secara mendadak.
"Kita mengeksekusi pohon yang rawan tumbang ini agar tak terjadi korban jiwa di wilayah kita. Karena itu, kita cepat-cepat mengekskusi pohon ini. Pengakuan pemilik lahan, pohon ini mati akibat disambar petir. Meski belum roboh, kondisi pohonnya sudah lapuk," ungkap Camat.
BACA JUGA: Program Bedah Rumah di Mukomuko Diusulkan 2026, Segini jumlah Penerimanya
BACA JUGA: Program Bedah Rumah di Mukomuko Diusulkan 2026, Segini jumlah Penerimanya
Pantauan BE, penebangan pohon di kawasan liku sembilan tersebut membuat akses lalu lintas lumpuh selama beberapa jam dan menyebabkan kemacetan panjang.
Pasalnya, Semua jenis kendaraan dilarang melintas selama proses penebangan dan evakuasi ranting pohon berlangsung.
Baik itu kendaraan yang berasal dari arah Kota Bengkulu maupun dari arah Kabupaten Kepahiang.
"Evakuasi berlangsung selama kurang lebih 2 jam. Alhamdulillah, tak ada kendala baik itu peralatan maupun operator alat berat dapat menyelesaikan tugas dengan baik," demikian Kapolres Benteng, AKBP Totok Handoyo SIK melalui Kasatlantas Iptu Yunita Anggraeni SKep.(bakti)