Stok Logistik Bencana di Lebong Kosong
LOGISTIK: gudang penyimpanan logistik bencana yang ada di kantor BPBD Lebong.-ERICK/BE -
harianbengkuluekspress.id – Menjadi salah satu daerah rawan bencana,namun stok logistik bencana yang berada di gudang Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Lebong kosong dan jikapun ada logistik yang ada sudah kedaluwarsa atau sudah tidak layak dikonsumsi.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Lebong, Tantawi ST melalui Kabid Kedaruratan Bencana dan Logistik, Rengki Anggara SE membenarkan bahwa saat ini stok logistik kosong dan untuk logistik yang tersisa seperti mie instan atau makanan jenis lainnya sudah tidak layak konsumsi.
“Jadi tidak mungkin kita distribusikan kepada masyarakat ketika ada bencana,” sampainya, Rabu 30 Juli 2025.
Lanjutnya, logistik yang ada di gudang BPBD merupakan logistik yang didapatkan di tahun 2024 yang lalu dan merupakan sisa dari pendistribusian ketika terjadi bencana banjir bandang di tahun 2024 yang lalu.
“Terakhir logistik di terima pada tahun 2024 yang lalu,” jelasnya.
BACA JUGA: 87 Calon Bintara Polri Mulai Jalani Pendidikan, Ini Pesan Kapolda Bengkulu
BACA JUGA: Dua Janji Kampanye Bupati Kepahiang Sudah Terwujud, Ini Programnya
Masih kata Rengki, ketersediaan logistik sangatlah penting karena menjadi salah satu kebutuhan yang sangat vital ketika akan melaksanakan evakuasi ataupun dalam pemulihan para korban yang terkena bencana.
“Stok logistik memang harus tetap tersedia,” ucapnya.
Ditegaskannya, kosongnya stok logistik pihaknya telah mengajukan melalui APBD Lebong tahun 2025 anggaran untuk memenuhi logistik sebesar Rp 20 juta dan saat ini pengajuan sudah dalam proses serta berharap bisa direalisasikan dalam waktu dekat ini.
“Nantinya akan kita belanjakan untuk logistik kedaruratan, baik itu air mineral, mie instan dan kebutuhan lainnya,” tuturnya.
Ia menambahkan, tidak dipungkiri bahwa Kabupaten Lebong merupakan daerah rawan bencana alam yang tinggi, baik itu banjir, tanah longsor, kebakaran hutan atau lahan maupun angin puting beliung yang sering terjadi di Kabupaten Lebong.
“Kabupaten Lebong merupakan daerah yang langganan terjadi bencana alam,” ucapnya.