Ini Tujuan Distan BS Gencarkan Vaksinasi Ternak
Petugas Distan BS saat memberikan vaksin kepada hewan ternak milik masyarakat.- RENALD/BE-
harianbengkuluekspress.id – Ancaman penyakit hewan ternak seperti Septicaemia Epizootica (SE) dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih menjadi kekhawatiran serius bagi peternak. Menyikapi hal itu, Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan terus menggencarkan upaya vaksinasi untuk menekan penyebaran penyakit menular tersebut.
Langkah ini menjadi bagian dari program unggulan Panter (Pelayanan Ternak Terpadu), sebuah inovasi layanan langsung kepada peternak untuk vaksinasi, pengobatan, serta penyuluhan kesehatan hewan.
“Melalui Panter, kami hadir langsung untuk memberikan vaksinasi maupun obat-obatan kepada hewan ternak masyarakat. Kalau ada permintaan, kami pasti siap layani. Kami ingin masyarakat tahu bahwa vaksin sangat membantu dalam mencegah penyakit, khususnya SE dan PMK,” ujar Ikat Maulana, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Bengkulu Selatan Kamis 31 Juli 2025.
BACA JUGA: Ini Keunggulan Aplikasi Cerdas yang Dilaunching Dinas Dikbud Seluma
BACA JUGA: PPPK di Pemprov Bengkulu Bakal Dapat TPP, Direvisi Pergub Dimulai
Meski sudah dilakukan berbagai pendekatan, Ikat menyayangkan masih ada sebagian peternak yang enggan memberikan vaksin kepada ternaknya. Padahal, menurutnya, penyuluhan dan edukasi telah rutin dilakukan baik secara langsung maupun melalui media.
“Kami sudah sering sosialisasi, baik secara langsung ke lapangan maupun melalui media cetak dan brosur. Tapi memang masih ada masyarakat yang ragu, mungkin karena kurang informasi. Padahal, vaksin ini terbukti efektif sebagai upaya pencegahan,” tambahnya.
Dinas Pertanian memastikan ketersediaan vaksin tetap aman dan cukup untuk menjangkau seluruh wilayah. Jika kebutuhan meningkat, pihaknya siap mengajukan permintaan tambahan vaksin ke tingkat provinsi bahkan pusat.
“Khusus untuk vaksin PMK dan SE, kalau masyarakat mau, pasti akan kami fasilitasi. Termasuk vaksin rabies untuk hewan peliharaan seperti anjing dan kucing, juga tersedia,” tutup Ikat.
Melalui program ini, pemerintah berharap kesadaran peternak semakin tumbuh akan pentingnya vaksinasi sebagai tameng awal untuk melindungi ternak, menghindari wabah, dan menjaga ketahanan pangan dari sektor peternakan. (renald)