Hadapi Anomali Cuaca, Warga Diminta Waspada
Pj Sekdaprov Bengkulu, Herwan Antoni-Budhi Sulaksono/Bengkuluekspress-
Harianbengkuluekspress.id- Di dalam menghadapi anomali cuaca yang tengah melanda di sejumlah wilayah di Provinsi Bengkulu, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan melalui Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda), Herwan Antoni pun terus meningkatkan kewaspadaan dan juga kesiapsiagaan, terutama dikawasan yang memang rawan banjir.
Para kepala daerah, Camat, Lurah, Ketua RW dan RT diimbau untuk aktif memantau kondisi wilayahnya masing-masing dan bisa segera melaporkan situasi terkini jika terjadi potensi bencana.
Herwan menyampaikan bahwa pemerintah telah menurunkan personel dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis. Untuk melakukan pemantauan di lapangan terutama di daerah yang memang rawan banjir dan tanah longsor.
“Semua pihak bisa berkoordinasi dengan BPBD, Damkar, Dinsos maupun OPD teknis lainnya. Intinya tetap siaga dan waspada menghadapi potensi bencana,” ungkapnya, Senin, 4 Agustus 2025.
BACA JUGA:Buronan Polres Aceh Besar Ditangkap di Bengkulu, Ini Kasusnya
Senada dengn tersebut, Kepala Pelaksana BPBD kota Bengkulu, Will Hopi juga terus mengingatkan masyarakat untuk tetaplah waspada, terutama yang berada di daerah rawan banjir.
Dirinya meminta warga untuk mengamankan barang-barang berharga dan juga bisa segera menghubungi pihak berwenang jika membutuhkan bantuan jika terjadi bencana alam.
“Apabila ada warga yang membutuhkan pertolongan atau pun evakuasi, silakan menghubungi kami di BPBD kota atau OPD terkait. Bisa juga langsung melalui Call Center 112,” terang Will.
Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu turut bersiaga penuh selama 24 jam. Kepala Damkar kota, Yuliansyah menegaskan bahwa pihaknya siap merespons setiap laporan kedaruratan dari warga, bukan hanya kebakaran saja.
BACA JUGA:Pemanfaatan Lahan Tidur, Setiap RT Diminta Galakkan Program Tanam Pangan
BACA JUGA:Meriahkan HUT RI ke-80, Pemkot Bengkulu Bagikan Bendera
“Jika ada kondisi darurat, warga pun dapat menghubungi Call Center 112 atau melalui nomor 0736-55230003 dan atau bisa juga di 081273293302,” tutupnya. (Budhi)