Prof Zulkarnain Dali Jabat Ketua MUI, Gubernur Serukan Ini
IST/BE Pelantikan Pengurus MUI Provinsi Bengkulu, di Balai Raya Semarak Bengkulu, Selasa 12 Agustus 2025.--
Harianbengkuluekspress.id - Prof Dr H Zulkarnain Dali MPd resmi dilantik menjadi Ketua Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu masa khidmat 2025–2030. Acara pengukuhan pengurus MUI Provinsi Bengkulu itu dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum MUI Pusat, Dr KH Marsudi Syuhud MA di Balai Raya Semarak Bengkulu, Selasa 12 Agustus 2025.
Ketua MUI Provinsi Bengkulu Zulkarnain Dali mengatakan, komitmen MUI Bengkulu untuk bersinergi dengan pemerintah daerah.
"Kami siap mendukung semua program pemerintah yang bertujuan untuk kemaslahatan dan kemajuan umat serta bangsa," ujar Zulkarnain yang juga Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Zulkarnain mengatakan, ada beberapa program prioritas yang akan menjadi fokus utama MUI Bengkulu di bawah kepemimpinannya. Program-program tersebut meliputi optimalisasi pengelolaan zakat, gerakan memakmurkan masjid di seluruh tingkatan. Mulai dari desa hingga provinsi, serta menjaga akidah umat.
"Kami akan fokus pada upaya menjaga stabilitas daerah dari berbagai aliran pemikiran yang berpotensi bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegasnya.
BACA JUGA:Walikota Awasi Ketat Pengelolaan APBD, Begini yang Dilakukan
BACA JUGA:33 ASN Lebong Terima Penghargaan
Sementara itu, Gubernur Bengkulu H Helmi Hasan SE yang hadir dalam pelantikan, menyerukan kepada para ulama, ustadz, dan tokoh agama di seluruh provinsi untuk bersatu memperkuat gerakan salat subuh berjamaah di masjid. Termasuk ikut memberikan dorongan untuk menggiatkan pembayaran zakat dan sedekah sebagai fondasi utama dalam membangun kesejahteraan umat dan daerah.Sebab, kemakmuran daerah berbanding lurus dengan tingkat ketaatan dan kepedulian sosial warganya. Maka, janji kesejahteraan dari Allah SWT tidak dapat ditemukan di pusat-pusat ekonomi.
"Tidak ada janji Allah di pom bensin atau rumah makan. Janji Allah ada bagi yang memakmurkan masjid. Siapa yang memakmurkan masjid, Allah berjanji akan memakmurkannya," ujar Helmi.
Helmi mengatakan, partisipasi, khususnya kaum laki-laki, dalam salat berjamaah di masjid, akan terbangun karakter masyarakat yang disiplin, jujur, dan peduli. Mentalitas inilah yang diyakini menjadi motor penggerak untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi provinsi sebesar 8 persen.Sejalan dengan penguatan spiritual, pemprov juga mendorong gerakan filantropi Islam melalui optimalisasi zakat dan sedekah.
Inisiatif ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan membantu masyarakat yang kurang mampu. Salah satu program unggulan yang terus didorong adalah gerakan peduli yatim yang menargetkan 100 persen anak yatim di Provinsi Bengkulu mendapatkan orang tua angkat dari kalangan pejabat dan masyarakat mampu.Upaya membangun kesejahteraan ini tidak hanya berfokus pada aspek spiritual dan sosial. Pemprov Bengkulu juga memastikan pembangunan infrastruktur fisik berjalan masif.
"Tahun ini kita mendapat anggaran infrastruktur terbesar, sekitar Rp 600 miliar," tegasnya.
Helmi menegaskan, alokasi anggaran infrastruktur yang signifikan itu, difokuskan pada proyek-proyek strategis. Termasuk peningkatan fasilitas dan pelayanan di RSUD M Yunus serta pengadaan 130 unit ambulans gratis yang akan didistribusikan ke desa-desa dan kecamatan di seluruh Provinsi Bengkulu untuk mempercepat layanan kesehatan.
"Kita akan memperbaiki RS M Yunus, serta menyediakan 130 unit ambulans gratis untuk desa dan kecamatan," bebernya.