Harian Bengkulu Ekspress

Polres Benteng Awasi Penjualan Pupuk Bersubsidi, Ini Tujuannya

Kasatreskrim Polres Benteng, AKP Junairi SH MH--

Harianbengkuluekspress.id  - Polres Bengkulu Tengah (Benteng) berkomitmen untuk mengambil peran dalam mengawasi distribusi pupuk bersubsidi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pupuk benar-benar sampai ke tangan petani yang berhak serta dijual sesuai dengan harga resmi yang telah ditetapkan pemerintah.

Kapolres Benteng, AKBP Totok Handoyo SIK MSi melalui Kasat Reskrim,  AKP Junairi SH MH menyampaikan, pengawasan ini dilakukan menyusul kebijakan pemerintah pusat yang telah menurunkan harga pupuk bersubsidi.

Karena itu, pihaknya mengingatkan seluruh distributor dan penjual agar mematuhi aturan harga eceran tertinggi (HET).

"Kami tidak akan memberi toleransi sedikit pun kepada distributor maupun penjual yang mencoba bermain curang dengan menjual pupuk di atas HET," jelas Junairi.

BACA JUGA: Realisasi PBB di Benteng Tembus Segini

BACA JUGA: Proses Akreditasi RS Pratama di Mukomuko Digelar Tahun Depan, Ini Tujuannya

Junairi menjelaskan,  Tim Tipidter Satreskrim Polres Benteng telah membentuk satuan khusus untuk melakukan pemantauan di lapangan.

Tim tersebut akan memastikan seluruh rantai distribusi pupuk bersubsidi berjalan transparan, mulai dari gudang hingga ke petani penerima.

Menurutnya, potensi penyimpangan dalam penyaluran pupuk kerap terjadi dan menyebabkan petani kesulitan mendapatkan pupuk dengan harga wajar. Oleh karena itu, pengawasan tidak hanya difokuskan pada harga, tetapi juga terhadap kemungkinan adanya praktik penjualan ilegal atau penyaluran yang tidak tepat sasaran.

"Kami juga akan memastikan pupuk subsidi benar-benar diterima oleh petani yang berhak, bukan pihak lain. Jika ditemukan penyalahgunaan, akan langsung kami tindak," jelasnya.

Dalam menjalankan pengawasan ini, Polres Benteng turut menggandeng Dinas Pertanian setempat.

Selain itu, akan dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada para distributor serta petani agar memahami aturan penyaluran pupuk bersubsidi dengan benar.

Junairi juga mengajak masyarakat dan petani untuk berperan aktif dalam mengawasi penyaluran pupuk. Setiap laporan dugaan pelanggaran yang masuk akan segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

"Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan indikasi pelanggaran di lapangan. Perlindungan terhadap petani merupakan prioritas kami," pungkasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan