Kasus ISPA di Benteng Meningkat, Segini Jumlah Penderitanya
Kepala Dinkes Benteng, Barti Hasibuan SKM--
Harianbengkuluekspress.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Pasalnya, dari pendataan dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, terjadi lonjakan atau peningkatan pada kasus ISPA yang menyerang warga Kabupaten Benteng.
"Kasus ISPA memang mengalami peningkatan. Terutama pada bulan September dan Oktober 2025," ungkap Kepala Dinkes Benteng, Barti Hasibuan SKM.
BACA JUGA: BPBD Benteng Usulkan Rehab Infrastruktur ke BNPB, Ini Lokasinya
BACA JUGA: Polres Bengkulu Utara Gelar Apel Siaga Hadapi Bencana, Begini Pesannya
Diungkapkan Barti, dari laporan yang disampaikan 20 Puskesmas se-Kabupaten Benteng, ada sebanyak 88 kasus warga yang terserang ISPA pada bulan Agustus 2025.
Selanjutnya, peningkatan yang sangat signifikan terjadap pada bulan berikutnya, yaitu sebanyak 191 kasus pada bulan September 2025.
"Peningkatan kasus ISPA juga terjadi pada bulan Oktober, jumlahnya sekitar 2 kali lipat dari bulan sebelumnya," jelas Barti.
Lebih lanjut, Barti menjelaskan, melonjaknya kasus ISPA ini terjadi akibat beberapa faktor.
Salah satunya ialah kondisi cuaca yang saat ini tergolong ekstream. Suhu panas pada beberapa bulan terakhir berpengaruh pada kondisi kesehatan kesehatan yang berujung pada serangan ISPA.
"Saat ini, memang luar biasa panas. Kami mengimbau agar masyarakat tetap menjaga stamina dan kesehatan. Salah satunya dengan banyak mengkonsumsi air putih dan menghindari aktivitas langsung di bawah panas terik," tutup Barti.(bakti)