Harian Bengkulu Ekspress

Waspada TPPO Tawaran Kerja ke Luar Negeri, Kepala Dinaskertrans Provinsi Bengkulu Imbau Gunakan Agen Resmi

Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Provinsi Bengkulu,Syarifuddin.--

Harianbengkuluekspress.id - Para pencari kerja yang tergiur dengan tawaran kerja di luar negeri diimbau untuk tidak mudah percaya dan selalu melakukan pengecekan menyeluruh terhadap legalitas dari perusahaan yang menawarkan pekerjaan ke luar negeri. Peringatan ini disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Nakertrans) Provinsi Bengkulu, Syarifuddin menyusul maraknya kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO), yang melibatkan perusahaan ilegal.

Syarifuddin menjelaskan, banyak modus penipuan yang mengatasnamakan peluang kerja di luar negeri. Mulai itu dari sektor formal seperti pabrik dan perkantoran hingga di sektor informal. Seperti, asisten rumah tangga atau pekerja kebun.

Para pelaku umumnya mengimingi gaji tinggi dan juga fasilitas menggiurkan, namun kenyataannya itu justru menjebak korban dalam situasi eksploitasi berat.

“Korban sering kali baru menyadari telah ditipu ketika tiba di negara tujuan. Mereka dipaksa bekerja tanpa bayaran, dalam tekanan, bahkan dalam beberapa kasus mengalami kekerasan fisik serta psikis,” ujarnya.

BACA JUGA: Lahan Gudang Bulog di Mukomuko 3 Hektare, Ini Lokasinya

BACA JUGA:11 Orang Diamankan Positif Narkoba, Penggerebekan Eks Lokalisasi Pulaubaai Bengkulu

Selain itu, ia juga meminta agar gunakan agen resmi, jika menggunakan jasa agen penyalur tenaga kerja (PJTKI atau PPMI), pastikan agen tersebut memiliki izin resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan serta terdaftar secara legal.

Selanjutnya, pahami kontrak kerja dan peran aktif masyarakat sangatlah penting dalam mencegah meluasnya kasus perdagangan orang. Meski pemerintah terus berupaya memerangi kejahatan ini melalui regulasi dan pengawasan ketat, kesadaran dan kehati-hatian dari para pencari kerja menjadi kunci utama, agar tidak menjadi korban.

“Kita menginginkan masyarakat Bengkulu ini, terkhususnya para pencari kerja, lebih waspada dan tidaklah tergoda janji manis. Keselamatan dan jga masa depan mereka jauh lebih berharga daripada risiko yang tidak jelas,” tandasnya. (Bhudi Sulaksono)

 

 

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan