Harian Bengkulu Ekspress

Jalankan Perintah Gubernur, Disnakertrans Kejar Program Rp150 Miliar

Kepala Disnakertrans Provinsi Bengkulu, Dr H E Syarifudin MSi--

Harianbengkuluekspress.id - Gubernur Bengkulu, H Helmi Hasan SE telah memberikan ultimatum kepada semua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu untuk menarik program pusat ke Bengkulu. 

Ultimatumnya tegas, pejabat yang tidak mampu, maka akan dievaluasi.

Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu pun menunjukkan keseriusannya dalam merealisasikan target Gubernur Bengkulu H Helmi Hasan SE untuk menarik program nasional tersebut.

Kepala Disnakertrans Provinsi Bengkulu, Dr H E Syarifudin MSi menegaskan, pihaknya telah menyiapkan incaran program besar, termasuk usulan anggaran infrastruktur senilai kurang lebih Rp150 miliar di sektor transmigrasi.

Usulan anggaran Rp150 miliar itu, untuk pembangunan infrastruktur di lima lokasi wilayah transmigrasi se-Provinsi Bengkulu.

BACA JUGA:Kajari Lebong Ingatkan Pemdes: Kelola Dana Desa Secara Transparan, Jangan Korupsi

BACA JUGA:Setiap Tahun Meningkat, Diabetes Mellitus Ancam Generasi Muda, Dinkes Beberkan Penyebabnya

"Kami usulankan infrastruktur maupun penempatan baru. Karena kita tahu bahwa warga transmigrasi kita ini ada beberapa yang ditinggalkan oleh para penghuninya," jelas Syarif.

Ia  mengatakan, usulan adanya penghuni baru serta mendorong program transmigrasi lokal itu penting dilakukan. Sebab, program ini nantinya akan memberikan ruang kepada warga Bengkulu  yang ingin bermigrasi antar desa, antar kabupaten, atau antar kecamatan. Perpindahan lokasi tinggal itu nantinya bisa difasilitasi oleh Kementerian Transmigrasi.

"Perpindahan itu, bisa difasilitasi oleh kementerian," tuturnya.

Selain ke Kementerian Transmigrasi, Disnakertrans juga akan berkolaborasi dengan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. 

Untuk  di Kemenaker, pihaknya mengusulkan program magang nasional. Target ambisius, dicanangkan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja lokal.

"Di Kementerian Tenaga Kerja, kita akan terus mendorong program magang nasional. Kita target supaya Bengkulu ini bisa tembus sampai 4 ribu wisudawan bisa kerja di program magang nasional ini," tegas Syarif.

Selain program magang, Disnakertrans juga mengincar program lain seperti program siap kerja. Kemudian, program-program kerjasama dengan perusahaan untuk membuka lebih banyak peluang kerja.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan