Harian Bengkulu Ekspress

Bunda PAUD Dorong Guru Proaktif Cegah Stunting

IRUL/BE PERCEPATAN: Pemkab Kaur saat menggelar percepatan penurunan stunting pada peserta didik PAUD di GSG Setda Kaur, Selasa 23 Desember 2025.--

Harianbengkuluekspress.id - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Kaur, Ny. Poppy Tatriansi Gusril, secara resmi mengajak seluruh tenaga pendidik di wilayah tersebut untuk mengambil peran lebih besar dalam memerangi masalah gizi kronis.  Langkah ini merupakan bagian dari strategi integratif untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Kaur melalui sektor pendidikan non formal.

“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan butuh kolaborasi erat. Peran aktif ini diharapkan datang dari sinergi antara guru PAUD, orang tua siswa, serta berbagai pihak terkait dalam penurunan stunting ini,” kata Poppy Tatriansi saat membuka percepatan penurunan stunting pada peserta didik PAUD di gedung serba guna (GSG) Setda Kaur, Selasa 23 Desember 2025.

Dikatakan Poppy, dimana pertemuan  ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan pemahaman mengenai urgensi kesehatan anak di lingkungan sekolah. Sebab satuan PAUD merupakan garda terdepan dalam sistem pendidikan yang memiliki kedekatan emosional dan fisik paling intim dengan anak-anak dan orang tua.

“Kedekatan inilah yang harus dimanfaatkan untuk mensosialisasikan program gizi dan edukasi pola makan sehat secara langsung kepada masyarakat,”terangnya.

BACA JUGA:Target PAD Belum Tercapai, Pemkab Kepahiang Perkuat Satgas dan Tata Aset Daerah

BACA JUGA:Wisata Air Panas Desa Babakan Bogor, Destinasi Relaksasi Alam Menanti Sentuhan

Ditambahkannya, pendidik PAUD memiliki tanggung jawab untuk melakukan deteksi dini terhadap tumbuh kembang anak didik mereka. Dengan pemantauan rutin, setiap gejala keterlambatan pertumbuhan atau indikasi stunting dapat segera diidentifikasi dan diberikan penanganan yang tepat sebelum terlambat. Juga ia mengingatkan para guru agar tidak berhenti belajar dan terus memperluas wawasan mengenai seluk-beluk stunting.

“Para tenaga pendidik diharapkan proaktif dalam mengakses berbagai literatur dan informasi medis terbaru untuk meningkatkan kesadaran kolektif tentang pentingnya gizi pada masa emas anak.  Dengan pemahaman yang mendalam, diharapkan para guru PAUD di Kabupaten Kaur dapat berkontribusi nyata dalam menciptakan generasi masa depan yang berkualitas,”tandasnya.(Irul)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan