Harian Bengkulu Ekspress

Hanya Tiga Armada, Damkar Kaur Kewalahan

Apen Ardiansyah--

Harianbengkuluekspress.id - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kaur masih kesulitan mengoptimalkan pelayanan darurat lantaran hanya memiliki tiga unit armada operasional dan dua pos untuk mengcover wilayah luas yang mencakup 15 kecamatan di Kabupaten Kaur.

“Untuk saat ini mobil Damkar kita baru tiga unit dan ini tentu membuat kita sulit untuk menjangkau Kecamatan lain di wilayah Kaur,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kaur, Apen Ardiansyah SP, Kamis, 2 Juli 2026.

Dikatakan Apen, dimana Dinas Damkar yang menjadi garda terdepan penanganan bencana ini dinilai belum memiliki sarana dan prasarana yang sebanding dengan luasnya wilayah tugas di lapangan. Sebab luasnya area kerja tersebut berbanding terbalik dengan ketersediaan armada operasional yang dimiliki oleh Dinas Damkar Kaur saat ini, yang tercatat masih sangat minim. Hingga kini, hanya mengandalkan tiga unit kendaraan operasional untuk mengcover seluruh wilayah. Armada yang tersedia saat ini terdiri dari dua unit mobil pemadam kebakaran (blangwir) dan satu unit mobil tangki air pendorong.

“Kita selain keterbatasan armada, sebaran pos pemadam kebakaran di Kabupaten Kaur juga masih sangat terbatas. Kini kita baru memiliki dua pos pelayanan, yakni pos yang berlokasi di pusat Kota Bintuhan dan satu pos lagi di Kecamatan Kaur Utara,” terangnya.

BACA JUGA:Kapolda Ajak RBMG Bangun Bengkulu Lewat Pemberitaan Positif

BACA JUGA:Program CSR 53 Ha Belum Maksimal, Pendampingan Petani Terus Diperkuat

Ditambahkannya, keterbatasan pos ini kerap menjadi kendala utama. Menurutnya, kondisi ideal yang dibutuhkan adalah tersedianya satu pos pemadam kebakaran di setiap kecamatan guna memangkas waktu tempuh petugas. Juga berbagai langkah taktis sebenarnya telah diupayakan oleh pihak dinas untuk menambah jumlah armada operasional. 

Dinas Damkar Kaur diketahui telah mengajukan usulan hibah kendaraan ke Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kabupaten Kaur, hingga mengajukan permohonan ke Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta.

“Untuk usulan hibah kendaraan tersebut hingga kini belum dapat direalisasikan akibat benturan anggaran. Meski dihadapkan pada keterbatasan fasilitas kita tetap berkomitmen penuh dan siap siaga memberikan pelayanan terbaik demi keselamatan masyarakat,” tandasnya. (Irul)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan